Bakti Komdigi bersama media detikcom menyelenggarakan tahap penjurian 'Apresiasi Konektivitas Digital' di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, pada Senin (13/4/2026). Program ini bertujuan memetakan kondisi akses internet di Indonesia sekaligus memberikan masukan strategis bagi para pengambil kebijakan nasional.
Proses penilaian ini melibatkan sepuluh anggota juri yang dibagi ke dalam dua kelompok utama berdasarkan latar belakang profesi. Sebagaimana dilansir dari Detik iNET, tim penilai pada hari pertama didominasi oleh unsur birokrasi, sementara kelompok dari sektor industri dijadwalkan mengisi hari kedua.
Pejabat pemerintahan yang hadir dalam diskusi penjurian tersebut meliputi Inspektur Jenderal Komdigi Arief Tri Hardiyanto dan Staf Khusus Komdigi Arnanto Nurprabowo. Selain itu, hadir pula Widyaiswara Utama Pusdiklat Komdigi, Farida Dwi Cahyarini, untuk memberikan perspektif dari sisi pengembangan sumber daya manusia.
"Semoga acara ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan bagi masyarakat Indonesia dalam hal konektivitas digital. Mungkin dapat menjadi refleksi atau potret konektivitas digital di Indonesia dan menjadi peran buat para pengambil kebijakan," ujar Irwan Nugroho, Managing Editor dan Head of Media Researcher detikcom, Senin (13/4/2026).
Panitia penyelenggara telah mengerahkan jaringan kontributor dan jurnalis di berbagai daerah untuk memastikan keabsahan data para peserta di lapangan. Langkah verifikasi faktual ini dilakukan untuk mencocokkan informasi yang sebelumnya telah dikirimkan peserta melalui formulir pendaftaran maupun wawancara telepon.
Terdapat tujuh kategori penghargaan yang disiapkan dalam ajang ini, mulai dari sektor pemerintahan daerah hingga fasilitas layanan publik. Kategori tersebut meliputi Desa Digital Unggulan, Kabupaten Pelopor UMKM Digital, Pos Pertahanan Pendukung Konektivitas Digital, serta Provinsi Pendorong Ekonomi Digital.
Penghargaan lainnya juga akan diberikan kepada Provinsi Pendukung Akselerasi Konektivitas Digital, Sekolah Teladan Digital, dan Puskesmas Inovatif dalam Digitalisasi Layanan Digital. Penjurian ini diharapkan mampu menghasilkan potret nyata mengenai efektivitas pemanfaatan teknologi komunikasi di berbagai pelosok nusantara.