Teknologi HIFU Jadi Solusi Hancurkan Tumor Rahim Tanpa Operasi

Teknologi HIFU Jadi Solusi Hancurkan Tumor Rahim Tanpa Operasi
Foto: Ilustrasi Teknologi HIFU Jadi Solusi Hancurkan Tumor Rahim Tanpa Operasi.

Penanganan medis untuk penyakit miom dan adenomiosis kini memasuki babak baru dengan kehadiran teknologi canggih tanpa metode bedah. Seperti dilansir dari Media Indonesia, intervensi medis kini dapat memanfaatkan teknologi High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) yang menggunakan gelombang ultrasound berkekuatan tinggi.

Metode ini bekerja dengan memusatkan energi ultrasound langsung ke titik jaringan target di dalam tubuh. Proses pemusatan tersebut menghasilkan energi panas sekitar 60-90 derajat celsius guna memusnahkan jaringan tumor jinak maupun ganas secara bertahap.

Mekanisme kerja HIFU kerap dianalogikan seperti cara kerja kaca pembesar yang memfokuskan paparan sinar matahari ke satu titik target yang spesifik. Setelah tindakan medis selesai dilakukan, jaringan tumor yang telah rusak bakal diserap secara alami oleh sistem tubuh dalam kurun waktu beberapa minggu hingga bulan.

Langkah penanganan ini menjadi alternatif mutakhir yang meminimalkan luka dan risiko pembedahan besar bagi pasien perempuan. Kehadiran inovasi ini sekaligus mengubah pandangan bahwa penanganan tumor rahim selalu identik dengan operasi pengangkatan rahim.

"Evolusi penanganan miom di Indonesia berkembang luar biasa pesat. Dari yang awalnya hanya bisa dilakukan melalui operasi terbuka, kemudian laparoskopi, radiofrequency ablation (RFA), microwave ablation (MWA), hingga yang terkini teknologi HIFU sudah tersedia di Indonesia. Ini bukti bahwa pasien Indonesia berhak dan bisa mendapatkan akses terhadap standar pengobatan terdepan di dunia," kata dr. Ben Widaja, MBChB(UK), Co-Founder dan President Director Mandaya Hospital Group, dalam keterangan tertulis, Minggu (24/5).

Prosedur non-invasif ini memberikan keunggulan signifikan dari aspek waktu pemulihan bagi pasien. Tanpa adanya sayatan pada kulit rahim, pasien dapat kembali beraktivitas normal dalam waktu yang relatif lebih singkat dibanding pascaoperasi konvensional.

"Teknologi HIFU menjadi harapan baru bagi perempuan dengan miom yang ingin mempertahankan rahimnya sehingga tetap memiliki kesempatan untuk menjalani kehamilan. HIFU juga menjadi pilihan terapi yang lebih nyaman karena dilakukan tanpa operasi, tanpa sayatan, dan tanpa luka," imbuh Ben.

Fasilitas medis terkini tersebut sudah diterapkan di RS Mandaya Royal Puri untuk menangani kasus miom dengan ukuran besar mencapai 17x16 cm. Dari segi anggaran, prosedur kesehatan ini ditawarkan dengan biaya yang kompetitif mulai dari Rp90 jutaan.

Artikel terkait

Rekomendasi