Samsung Electronics mengalihkan fokus inovasi televisi dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan atau AI guna memahami kebutuhan pengguna secara lebih mendalam. Langkah strategis ini dilansir dari Detik iNET sebagai upaya perusahaan dalam menandai era baru perangkat hiburan rumah tangga.
President & CEO Samsung Electronics Southeast Asia & Oceania, CU Kim, menjelaskan bahwa perkembangan TV kini tidak lagi terbatas pada aspek perangkat keras semata. Menurutnya, integrasi AI menjadi fondasi penting dalam menyesuaikan pengalaman menonton dengan aktivitas harian setiap individu.
"Televisi kini memasuki era baru. Yang berubah adalah bagaimana intelligence dibangun di atas fondasi tersebut, memungkinkan TV untuk lebih memahami konten, mempelajari preferensi pengguna, dan menyesuaikan pengalaman penggunaan dalam kehidupan sehari-hari," ujar CU Kim, President & CEO Samsung Electronics Southeast Asia & Oceania.
Teknologi yang dinamakan Vision AI ini diposisikan sebagai pendamping hiburan pintar yang mampu mengatur kualitas visual dan audio secara otomatis. Sistem tersebut bekerja dengan menganalisis jenis konten yang diputar serta mempertimbangkan pencahayaan dan suara di lingkungan sekitar pengguna.
Penyematan fitur ini juga mencakup AI konvensional yang mendukung interaksi suara lebih natural antara pengguna dan perangkat. Samsung menekankan bahwa inovasi ini bertujuan mempermudah akses konten agar menjadi lebih personal tanpa mengubah pola menonton masyarakat secara drastis.
"Perubahan paling nyata yang dapat dirasakan pengguna adalah kesederhanaan dalam pengalaman penggunaan. TV ini mampu beradaptasi secara otomatis dan memberikan rekomendasi yang relevan," kata CU Kim, President & CEO Samsung Electronics Southeast Asia & Oceania.
Bagi pasar Indonesia, Samsung mengidentifikasi adanya peningkatan konsumsi layanan streaming digital yang signifikan sebagai pendorong utama kebutuhan TV pintar. Fitur seperti AI Picture Enhancement dan Adaptive Sound diprediksi menjadi solusi atas kebutuhan tayangan yang lebih imersif di ruang keluarga.
Selain memperkenalkan kecerdasan buatan, Samsung turut meluncurkan varian Micro RGB TV dan Mini LED TV di tanah air. Kehadiran produk-produk ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan teknologi yang menyatu secara alami dengan kehidupan sehari-hari konsumen.
"Masa depan TV terletak pada bagaimana teknologi dapat menyatu secara seamless dalam kehidupan sehari-hari - memahami pengguna, beradaptasi dengan kebutuhan mereka, dan membuat setiap momen terasa lebih bermakna," tutup CU Kim, President & CEO Samsung Electronics Southeast Asia & Oceania.