Aturan Baru TKA SMA/SMK 2026: Mata Pelajaran Wajib Diuji Sehari Satu!

Aturan Baru TKA SMA/SMK 2026: Mata Pelajaran Wajib Diuji Sehari Satu!
Foto: Aturan Baru TKA SMA/SMK 2026: Mata Pelajaran Wajib Diuji Sehari Satu!. (Illustration by Pexels)

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menyiapkan skema baru untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK dan sederajat tahun 2026. Terdapat sejumlah perubahan signifikan dibandingkan pelaksanaan tahun 2025, terutama pada durasi dan pembagian mata pelajaran.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Kapusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati, menyebutkan bahwa pembaruan ini didasarkan pada evaluasi serta masukan dari berbagai pihak. Fokus utama perubahan ini adalah memberikan kenyamanan lebih bagi para siswa saat mengerjakan soal ujian.

Aturan Baru: Satu Hari Satu Mata Pelajaran Wajib

Pada pelaksanaan tahun 2025, siswa harus menempuh tiga mata pelajaran wajib sekaligus dalam satu hari ujian. Namun, untuk tahun 2026, pemerintah memutuskan untuk membagi jadwal ujian mata pelajaran wajib tersebut menjadi lebih renggang.

Berdasarkan skema terbaru, TKA SMA/SMK 2026 akan berlangsung selama empat hari, di mana setiap harinya hanya mengujikan satu mata pelajaran wajib. Kebijakan ini juga merupakan bagian dari integrasi antara TKA dengan sistem Asesmen Nasional (AN).

Rahmawati menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena banyak keluhan terkait beban ujian yang terlalu berat pada tahun sebelumnya. Dengan pembagian ini, diharapkan konsentrasi siswa tetap terjaga karena tidak perlu menghadapi tiga subjek besar dalam waktu yang berdekatan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Taklimat Media Hasil TKA di Gedung E Kemendikbud, Jakarta, pada Selasa (26/5/2026). Perubahan jadwal ini juga diikuti dengan penyesuaian gelombang pelaksanaan bagi seluruh sekolah di Indonesia.

Jadwal dan Gelombang Pelaksanaan TKA 2026

Pemerintah telah menetapkan tiga periode waktu pelaksanaan ujian sebagai berikut:

  • Gelombang 1: Berlangsung pada tanggal 26 hingga 29 Oktober 2026.
  • Gelombang 2: Berlangsung pada tanggal 2 hingga 5 November 2026.
  • Gelombang Khusus: Dilaksanakan pada 31 Oktober-1 November serta 7-8 November 2026.

Pelaksanaan ujian dibagi dalam beberapa gelombang untuk memastikan infrastruktur teknologi informasi di setiap sekolah dapat menampung seluruh peserta. Siswa akan mengikuti ujian sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh sekolah masing-masing.

Rincian Mata Pelajaran dan Durasi Ujian

Berikut adalah rincian materi yang akan diujikan setiap harinya beserta alokasi waktu pengerjaan:

Hari Ujian Materi Ujian Durasi Waktu
Hari Pertama Bahasa Indonesia, Literasi, dan Survei Karakter (AN) 105 Menit
Hari Kedua Bahasa Inggris dan Survei Lingkungan Belajar (AN) 105 Menit
Hari Ketiga Matematika dan Numerasi 80 Menit
Hari Keempat Dua Mata Pelajaran Pilihan 125 Menit

Setiap sesi ujian akan diawali dengan waktu latihan selama 5 menit agar siswa dapat beradaptasi dengan sistem komputer. Khusus pada hari keempat, siswa akan mengerjakan dua mata pelajaran pilihan sesuai dengan minat yang telah didaftarkan sebelumnya.

Pembagian Sesi Ujian Berdasarkan Wilayah Waktu

Jadwal sesi ujian dibagi menjadi tiga gelombang waktu untuk mengakomodasi perbedaan zona di Indonesia:

  • Sesi 1: Dimulai pukul 07.00 WIB / 08.00 WITA / 09.00 WIT.
  • Sesi 2: Dimulai pukul 09.30 WIB / 10.30 WITA / 11.30 WIT (Hari ke-1 & 2).
  • Sesi 3: Dimulai pukul 12.00 WIB / 13.00 WITA / 14.00 WIT (Hari ke-1 & 2).

Perlu dicatat bahwa terdapat sedikit perbedaan jam mulai untuk sesi kedua dan ketiga pada hari ketiga dan keempat karena perbedaan durasi soal. Siswa diharapkan hadir lebih awal sebelum jadwal sesi dimulai untuk melakukan verifikasi data diri.

Dengan adanya skema terintegrasi antara TKA dan Asesmen Nasional ini, diharapkan data mutu pendidikan di tingkat menengah menjadi lebih akurat. Selain itu, beban psikologis siswa diharapkan berkurang berkat penyederhanaan jadwal ujian harian.

Artikel terkait

Rekomendasi