Wisman Pengguna Kereta Api Jarak Jauh Capai Rekor Tertinggi

Wisman Pengguna Kereta Api Jarak Jauh Capai Rekor Tertinggi
Foto: Ilustrasi Wisman Pengguna Kereta Api Jarak Jauh Capai Rekor Tertinggi.

Sebanyak 129.105 wisatawan mancanegara tercatat menggunakan layanan kereta api jarak jauh sepanjang triwulan I 2026 yang berakhir pada Maret lalu. Angka tersebut menjadi pencapaian tertinggi dalam kurun waktu lima tahun terakhir bagi industri perkeretaapian nasional.

Data tersebut menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Dilansir dari Detik Finance, jumlah penumpang internasional pada triwulan I 2022 hanya mencapai 26.225 orang, sebelum akhirnya melesat secara bertahap setiap tahunnya.

Pertumbuhan volume penumpang asing ini dinilai sebagai sinyal positif bagi sektor transportasi. Vice President Corporate Communication PT KAI Anne Purba menyebutkan bahwa meskipun peningkatan terjadi secara perlahan, tren ini mencerminkan kepercayaan wisatawan terhadap moda transportasi berbasis rel di Indonesia.

"Selama perjalanan, wisatawan bisa melihat langsung perubahan lanskap dari satu kota ke kota lain. Itu yang membuat perjalanan terasa lebih berkesan," ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication PT KAI dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Minggu (19/4/2026).

Anne menjelaskan bahwa moda transportasi ini memberikan kesempatan bagi para pelancong untuk mengenal Indonesia secara lebih personal. Kualitas layanan juga diklaim terus meningkat melalui modernisasi fasilitas dan sistem operasional yang lebih teratur.

"KAI akan terus melakukan evaluasi layanan dengan mendengarkan suara pelanggan sekaligus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan perjalanan saat ini. Dengan konektivitas yang semakin luas, perjalanan antarkota kini terasa lebih mudah direncanakan dan dapat diakses oleh berbagai kalangan," tutup Anne Purba, Vice President Corporate Communication PT KAI.

Peningkatan jumlah wisman ini didukung oleh kemudahan akses pemesanan tiket serta ketepatan waktu perjalanan yang semakin terukur. Hingga saat ini, pergerakan wisatawan mancanegara tersebut dilaporkan masih terpusat di sejumlah stasiun besar di wilayah Jawa.

Artikel terkait

Rekomendasi