Wamen Dikdasmen Tinjau Tes Kemampuan Akademik di Majalengka

Wamen Dikdasmen Tinjau Tes Kemampuan Akademik di Majalengka
Foto: Ilustrasi Wamen Dikdasmen Tinjau Tes Kemampuan Akademik di Majalengka.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, melakukan peninjauan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SDN Majalengka Wetan 4, Jawa Barat, pada Selasa (21/4/2026). Dilansir dari Kompas, kunjungan ini bertujuan memastikan penguatan mutu pembelajaran dalam momentum peringatan Hari Kartini.

Fajar menekankan bahwa akses pendidikan yang terbuka luas saat ini harus dibarengi dengan peningkatan kualitas belajar di sekolah. Dalam dialog bersama para siswa, ia mengaitkan semangat perjuangan pahlawan perempuan nasional dengan hak setiap anak untuk memperoleh ilmu pengetahuan secara adil.

"Dengan adanya Ibu Kartini, kita semua sama-sama punya cita-cita yang sama dan hak yang sama untuk mendapatkan ilmu," ujar Wamen Fajar.

Peninjauan tersebut difokuskan pada pemantauan mekanisme TKA yang kini menjadi instrumen untuk memetakan kemampuan literasi, numerasi, dan daya kritis siswa. Fajar memberikan apresiasi kepada peserta didik yang telah memahami nilai sejarah perjuangan pahlawan perempuan Indonesia seperti Cut Nyak Dien dan Dewi Sartika.

Fajar juga memberikan arahan langsung kepada para siswa agar menghadapi asesmen tersebut tanpa beban psikologis yang berlebihan. Ia menegaskan bahwa fungsi utama tes ini bukanlah penentu kelulusan siswa di jenjang pendidikan dasar.

"TKA tidak menentukan kelulusan. Maka anak-anakku kerjakanlah soal-soal TKA dengan cermat, jujur, dan tidak usah terburu-buru. Prinsip TKA seperti yang selalu disampaikan Pak Menteri Abdul MuÔÇÖti adalah jujur dan gembira," pesan Wamen Fajar.

Lebih lanjut, Fajar memastikan bahwa pemerintah pusat melalui kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tetap memprioritaskan sektor pendidikan meski di tengah dinamika global. Upaya tersebut diwujudkan melalui perbaikan sarana prasarana serta layanan pendidikan yang lebih relevan dengan kebutuhan murid.

"Komitmen Bapak Presiden Prabowo terhadap pendidikan sangat kuat. Pak Menteri Abdul MuÔÇÖti juga menegaskan pendidikan harus hadir dengan mutu yang makin baik dan layanan yang makin dekat dengan kebutuhan anak-anak kita," ujar Wamen Fajar.

Pemerintah daerah menyambut baik kehadiran perwakilan kementerian tersebut sebagai bentuk dukungan moral bagi tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Majalengka. Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, menilai kunjungan tersebut memberikan dampak positif bagi motivasi pendidikan di daerahnya.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pak Wamen Fajar ke Kabupaten Majalengka. Kehadiran ini menjadi suntikan semangat bagi kami di daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.

Selain meninjau sekolah, Fajar menghadiri seminar nasional untuk memberikan arahan kepada pengurus DPC Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Majalengka. Ia mendorong para kepala sekolah untuk bertransformasi menjadi pemimpin pembelajaran yang aktif dalam membangun budaya sekolah.

"Sekolah itu organisasi pembelajaran. Kepala sekolah harus menjadi pemimpin pembelajaran, bukan hanya administrator," tegasnya.

Peningkatan kompetensi guru dan pola pengasuhan sejak usia dini juga menjadi poin krusial dalam agenda penguatan komunitas pembelajaran. Fajar menutup rangkaian kegiatan dengan mengingatkan pentingnya peran AKSI dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman bagi seluruh peserta didik.

"Semangat Kartini yang kita peringati harus kita hidupkan dalam kebijakan dan tindakan nyata di ruang pembelajaran. Sekolah yang layak, aman, dan nyaman serta pembelajaran yang bermutu harus ditopang oleh kepala sekolah yang berkualitas, AKSI punya peran penting untuk mendukung cita cita besar tersebut," pungkasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi