Pemerintah Thailand berencana menghentikan kebijakan bebas visa 60 hari guna memperketat penyaringan warga asing dan mendorong sektor pariwisata berkelanjutan. Kebijakan ini diumumkan oleh Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand pada Kamis (30/4/2026) dalam agenda Global Sustainable Tourism Conference (GSTC).
Langkah strategis tersebut diambil sebagai bagian dari pergeseran fokus pemerintah yang kini lebih mengedepankan kualitas pelancong dibandingkan kuantitas kunjungan semata. Dilansir dari Detik Travel melalui laporan Bangkok Post, penguatan aspek keamanan dan ekonomi menjadi dasar utama perubahan aturan ini.
Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Surasak Phancharoenworakul menjelaskan bahwa konsep keberlanjutan pariwisata wajib mencakup perlindungan lingkungan dan stabilitas ekonomi masyarakat lokal. Upaya evaluasi kebijakan ini telah melibatkan Kementerian Luar Negeri dan aparat keamanan setempat.
"Pariwisata harus berfokus pada wisatawan berkualitas tinggi, sekaligus memastikan masyarakat mendapat manfaat ekonomi dari sektor ini," ujar Surasak Phancharoenworakul, Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand.
Surasak menekankan pentingnya proses penyaringan yang lebih ketat bagi setiap individu yang masuk ke wilayah Thailand. Ia juga mengapresiasi partisipasi lebih dari 700 peserta dari 50 negara yang hadir dalam konferensi GSTC 2026 untuk membahas standar keberlanjutan global.
"Usulan awalnya adalah menghentikan bebas visa untuk semua negara dan kembali ke skema visa sebelumnya, sekaligus mengembangkan kategori visa baru untuk tiap negara," kata Surasak Phancharoenworakul, Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand.
Setelah masa uji coba berakhir, pemerintah berencana mewajibkan calon pengunjung mengikuti aturan baku, termasuk melampirkan dokumen pendukung dan bukti kondisi keuangan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir potensi pelanggaran hukum oleh warga asing, termasuk praktik penghindaran pajak di Thailand.
"Jika ditemukan pelanggaran, akan dianggap ilegal dan ditindak oleh otoritas," tegas Surasak Phancharoenworakul, Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand.