Kabar duka menyelimuti dunia militer dan pemerintahan Indonesia atas berpulangnya mantan Menteri Pertahanan (Menhan), Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Jenazah beliau kini disemayamkan di kediamannya yang berlokasi di kawasan Puri Wira Bhakti, Cikeas, Bogor, pada hari Minggu (31/5).
Sejumlah tokoh penting dari kalangan militer hingga pejabat negara tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir bagi almarhum. Kehadiran para pelayat ini sekaligus menjadi momen untuk mengenang dedikasi dan jasa besar Ryamizard selama masa hidupnya.
Teladan Prajurit Sejati di Mata Dudung Abdurachman
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya sosok yang ia anggap sebagai mentor. Dudung mengenang Ryamizard sebagai seorang prajurit sejati yang meninggalkan banyak teladan bagi generasi penerus di lingkungan TNI.
Hubungan keduanya telah terjalin lama, terutama saat Ryamizard menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Dudung masih menjabat Komandan Batalyon. Dudung menuturkan bahwa almarhum adalah sosok yang memimpin dan memberikan arahan langsung saat operasi darurat militer di Aceh berlangsung.
Menurut Dudung, Ryamizard adalah tokoh yang sangat konsisten dalam mengupayakan profesionalisme di tubuh TNI. Beliau juga dikenal selalu mengingatkan para prajurit untuk tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat di mana pun mereka bertugas.
Ia menegaskan bahwa Ryamizard merupakan sosok yang menerapkan kebijakan agar prajurit TNI kembali ke barak demi profesionalisme. Bagi Dudung, almarhum adalah representasi nyata dari seorang prajurit pejuang yang memiliki integritas tinggi.
Salah satu pelajaran paling berharga yang diterima Dudung dari almarhum adalah prinsip pendekatan humanis saat bertugas di wilayah konflik. Ryamizard selalu menekankan bahwa masyarakat di Aceh bukanlah musuh, sehingga penanganan harus dilakukan secara manusiawi tanpa mengutamakan kekerasan.
Dudung juga menyoroti satu kalimat sederhana yang selalu dipegang teguh oleh jajaran TNI Angkatan Darat berkat ajaran Ryamizard. Kalimat tersebut adalah instruksi untuk selalu "baik-baik dengan rakyat" sebagai inti dari pembinaan teritorial yang efektif.
Selama Ryamizard menjalani perawatan di rumah sakit, Dudung mengaku rutin menjenguk karena hubungan emosional yang sangat dekat di antara mereka. Ia merasa sangat kehilangan sosok yang sudah dianggapnya seperti orang tua sendiri dalam karier militernya.
Visi Besar dan Satuan Elite Inisiasi Gatot Nurmantyo
Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo juga turut memberikan kesaksian mengenai ketegasan kepemimpinan Ryamizard Ryacudu. Gatot mengenang almarhum sebagai pemimpin yang sangat berani mengambil keputusan sulit di tengah situasi genting.
Ia menceritakan pengalaman luar biasa saat Ryamizard menangani masa pemulihan pasca-tsunami Aceh pada tahun 2004 silam. Saat itu, Ryamizard bersikeras membangun akses jalan yang menghubungkan Banda Aceh hingga Teunom melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Gatot mengakui bahwa pada saat itu, visi Ryamizard sempat dianggap tidak masuk akal oleh banyak pihak karena tingkat kesulitannya yang tinggi. Namun, berkat kerja keras dan kepemimpinan yang kuat, jalur transportasi tersebut akhirnya berhasil ditembus sesuai dengan waktu yang ditargetkan.
Hal ini membuktikan bahwa Ryamizard memiliki visi jangka panjang yang mungkin sulit dipahami orang lain namun sangat nyata manfaatnya. Gatot juga memuji kontribusi besar almarhum dalam memperkuat kemampuan tempur dan profesionalisme TNI Angkatan Darat.
Daftar kontribusi penting Ryamizard Ryacudu dalam struktur militer menurut Gatot Nurmantyo:
- Pembentukan Satuan Taipur: Menginisiasi terbentuknya satuan elite Pengintai Tempur (Taipur) yang dikenal sangat efektif dan minim kerugian personel dalam setiap operasi.
- Inisiator Batalyon Raider: Menjadi sosok kunci di balik pembentukan Batalyon Raider untuk meningkatkan kualifikasi tempur prajurit infantri.
- Modernisasi Kekuatan AD: Membangun fondasi agar Angkatan Darat menjadi kekuatan yang disegani melalui tangan dingin dan kebijakan strategisnya.
Gatot menegaskan bahwa kiprah Ryamizard dalam membangun institusi sangat besar, terutama dalam melahirkan satuan-satuan yang selalu berhasil menjalankan misi. Baginya, profesionalisme yang ada di tubuh Angkatan Darat saat ini merupakan hasil dari langkah-langkah yang diambil almarhum dahulu.
Inspirasi Bagi Junior dan Dukungan di Sektor Pertahanan
Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, yang juga pernah menjabat sebagai Panglima TNI, merasa sangat kehilangan figur senior yang inspiratif. Ia menyebut Ryamizard sebagai bapak bagi para juniornya yang tidak pernah lelah memberikan nasihat serta dorongan semangat.
Meski kondisi kesehatan almarhum sempat menurun dalam beberapa tahun terakhir, Ryamizard disebut tetap aktif menjaga komunikasi dengan para penerusnya. Beliau selalu berpesan agar para perwira tetap bersemangat dalam membina adik-adik junior di institusi militer.
Senada dengan itu, mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi mengenang almarhum sebagai pemimpin yang mampu mengayomi lintas matra. Ade mengapresiasi kemampuan Ryamizard dalam mengelola sektor pertahanan nasional meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran negara.
Salah satu bentuk dukungan nyata Ryamizard adalah saat proses pengadaan kapal latih KRI Bima Suci untuk menggantikan kapal legendaris KRI Dewaruci. Beliau terus mengawal prosesnya, mulai dari pemotongan baja pertama di Spanyol hingga kapal tersebut resmi bertugas di Indonesia.
Persahabatan Puluhan Tahun dengan Oesman Sapta Odang
Dari kalangan politisi, Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) berbagi cerita tentang sisi lain Ryamizard yang jarang diketahui publik. OSO ternyata telah menjalin persahabatan dengan almarhum sejak mereka masih muda di Pontianak, Kalimantan Barat.
Ia mengisahkan bahwa sebelum menjadi tentara, Ryamizard memang sudah menunjukkan karakter pemberani yang sangat kuat. Bahkan saat masih muda, almarhum sering terlihat mengenakan pakaian motif loreng dan sudah menunjukkan minat besar pada dunia militer.
Hubungan pertemanan yang terjalin selama hampir 60 tahun itu membuat OSO sangat mengenal karakter pribadi almarhum secara mendalam. Ia menyebut Ryamizard sebagai sosok teman yang sangat setia dan memiliki loyalitas tinggi terhadap para sahabatnya.
Kedekatan dengan Kabinet dan Hubungan Emosional dengan Tito Karnavian
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga hadir menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian rekan sejawatnya di kabinet pemerintahan. Tito mengaku memiliki hubungan yang sangat baik dengan Ryamizard saat keduanya sama-sama menjabat sebagai menteri di periode sebelumnya.
Selain sebagai rekan kerja, Tito menaruh rasa hormat yang besar kepada Ryamizard sebagai sosok senior yang sangat berpengalaman. Beliau melihat almarhum bukan sekadar pejabat tinggi, melainkan juga tokoh berpengaruh bagi masyarakat di wilayah Sumatera bagian selatan.
Sebagai orang yang berasal dari Palembang, Tito kerap berdiskusi dengan Ryamizard mengenai berbagai persoalan, mulai dari tugas kenegaraan hingga masalah kedaerahan. Beliau mendoakan agar segala amal ibadah almarhum diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan juga turut mengenang kebersamaan mereka di kabinet periode 2014-2019. Di mata Jonan, Ryamizard adalah sosok yang memiliki selera humor yang baik atau jenaka namun tetap rendah hati kepada siapa saja.
Jonan menambahkan bahwa almarhum adalah rekan kerja yang sangat ringan tangan dan selalu siap membantu anggota kabinet lainnya jika dibutuhkan. Kerendahan hati dan kemudahan dalam bersosialisasi membuat kehadiran Ryamizard selalu membawa suasana positif di lingkungan pemerintahan.
Penghormatan dari KSAD Maruli Simanjuntak dan Jadwal Pemakaman
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut menyampaikan belasungkawa dan menegaskan bahwa bangsa Indonesia baru saja kehilangan salah satu putra terbaiknya. Maruli mengaku sudah banyak belajar dari Ryamizard sejak dirinya masih berpangkat perwira pertama hingga almarhum menjabat sebagai Pangkostrad dan KSAD.
Ia berharap nilai-nilai dan pembelajaran yang ditinggalkan oleh almarhum dapat terus dilanjutkan oleh para generasi penerus di lingkungan militer. Hal-hal positif yang telah diwariskan menjadi fondasi penting bagi kemajuan institusi TNI di masa depan.
Berikut adalah ringkasan rencana prosesi pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu:
| Waktu | Agenda Kegiatan | Lokasi |
|---|---|---|
| Minggu, 31 Mei | Persemayaman di rumah duka | Puri Wira Bhakti, Cikeas, Bogor |
| Senin, 1 Juni (07.30 WIB) | Persemayaman resmi kenegaraan | Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI), Kemhan |
| Senin, 1 Juni | Upacara Pemakaman Militer | TMPN Utama Kalibata, Jakarta |
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto pada Minggu sore sekitar pukul 14.03 WIB. Setelah melalui prosesi persemayaman di Kementerian Pertahanan, almarhum akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata sebagai bentuk penghormatan atas jasa besarnya kepada negara.