Fasilitas pendidikan di Desa Reje Payung, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah mengalami kerusakan parah pasca-bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
Dampaknya, para siswa kini terpaksa melangsungkan kegiatan belajar-mengajar di dalam tenda darurat dengan kondisi yang sangat panas dan tidak memadai, seperti dikutip dari Suara.
Kondisi memprihatinkan ini dibagikan oleh finalis Miss Universe Indonesia 2025, Afina Syifa Biladina, yang mendokumentasikan situasi sarana dan prasarana sekolah setelah terendam lumpur.
"Inilah kondisi sekolah yang terjadi di Aceh Tengah, tepatnya di Desa Reje Payung, Takengon," ujar Afina Syifa Biladina melalui TikTok pada 25 Mei 2026.
Bencana banjir yang terjadi pada 10 November 2025 itu menyisakan kerusakan fisik yang berat dan bangunan sekolah terpantau belum pulih sepenuhnya.
"Pertama kali aku ke sini, yang aku perhatikan adalah sekolahnya yang tenggelam karena lumpur pasca bencana banjir kemarin," kata Afina menerangkan.
Meskipun infrastruktur tempat belajar mereka telah luluh lantak, anak-anak di desa tersebut dilaporkan masih memiliki semangat yang tinggi untuk mengikuti pelajaran.
"Aku terharu mereka masih semangat dan ceria banget untuk belajar walaupun hanya sekolah di tenda yang panas," tutur Afina.
Kondisi ruang kelas sementara yang pengap dan menyengat di siang hari membuat proses belajar menjadi sangat tidak nyaman bagi para murid.
Keterbatasan ini bahkan membuat salah seorang guru di sekolah darurat tersebut meneteskan air mata karena tidak tega melihat kondisi anak didiknya.
"Kasihan anak-anakku kepanasan terus, Mbak, di tenda sekolah, Mbak," ucap sang guru menangis.
Suhu udara yang tinggi di dalam tenda membuat konsentrasi belajar terganggu, sehingga para siswa seringkali meminta untuk menyudahi pelajaran lebih awal.
"Bahkan kata bu guru di sini, anak-anak sering mengeluh untuk pulang karena kepanasan," tambah perempuan berhijab ini saat menceritakan perjuangan para siswa.
Masalah lain yang dihadapi oleh pihak sekolah adalah hilangnya alat bantu belajar akibat terendam dan hanyut terbawa arus banjir bandang.
"Teman-teman, fun fact, buku pelajaran mereka juga cuman satu karena sisanya terendam dan hanyut karena banjir," ungkap Afina dengan prihatin.
Melihat langsung keterbatasan yang dialami oleh para siswa di daerah pelosok ini membuat finalis ajang kecantikan tersebut merasa sangat terpukul.
"Sedih? Iya, jujur sedih banget," jelas Afina menggambarkan perasaannya saat melihat langsung penderitaan anak-anak di sana.
Melalui unggahannya, Afina sangat berharap agar masyarakat di Desa Reje Payung diberikan kemudahan dan segera mendapatkan bantuan untuk perbaikan fasilitas pendidikan.