Harga saham PT Panin Financial Tbk (PNLF) mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 11,29 persen dalam kurun waktu satu pekan terakhir. Dilansir dari Investor Daily, pada perdagangan Senin (11/5/2026), emiten Grup Panin ini ditutup menguat 1,47 persen ke level Rp 276 per lembar saham.
Aktivitas perdagangan saham PNLF pada awal pekan ini melibatkan 152,4 juta saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 6.656 kali. Berdasarkan data bursa, nilai transaksi harian emiten tersebut mencapai Rp 41,44 miliar.
Tren penguatan ini sudah terlihat sejak pekan sebelumnya, di mana pada Jumat (8/5/2026) saham PNLF naik 1,49 persen dengan aksi beli bersih asing mencapai Rp 7,33 miliar. Sebelumnya, pada Kamis (7/5/2026), harga saham bahkan melejit 7,20 persen dengan catatan net buy asing Rp 1,44 miliar.
Meskipun mengalami kenaikan harga, rasio Price to Book Value (PBV) Panin Financial saat ini berada di angka 0,28 kali. Sementara itu, Price Earning Ratio (PER) perusahaan tercatat sebesar 4,17 kali (TTM).
Analis dari BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan opsi beli untuk perdagangan harian pada Selasa (12/5/2026). Secara teknikal, pergerakan harga dinilai mampu melewati level resistance penting di angka 268 dengan potensi penguatan lanjutan menuju kisaran 280-286.
"Stoploss apabila saham PNLF turun ke bawah 250," ungkap BRI Danareksa Sekuritas.
Sentimen positif pergerakan saham ini didukung oleh kinerja keuangan perusahaan yang solid pada awal tahun. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Panin Financial pada kuartal I-2026 mencapai Rp 814 miliar.
Angka laba tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 84,5 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang sebesar Rp 441 miliar. Peningkatan laba bersih yang signifikan ini menjadi katalis utama bagi kepercayaan investor di pasar modal.