Rupiah Tembus Rp18.016, Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah RI di 2026 yang Mengejutkan

Rupiah Tembus Rp18.016, Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah RI di 2026 yang Mengejutkan
Foto: Rupiah Tembus Rp18.016, Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah RI di 2026 yang Mengejutkan. (Illustration by Pexels)

Nilai tukar rupiah kembali mencatatkan rekor terburuk sepanjang sejarah pada pembukaan perdagangan Kamis (4/6) pagi. Mata uang Garuda kini tersungkur ke level Rp18.016 per dolar AS.

Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 49 poin atau sekitar 0,27 persen. Sebelumnya, rupiah ditutup pada posisi Rp17.966 per dolar AS pada perdagangan hari Rabu kemarin.

Pergerakan Mata Uang Global dan Regional

Kondisi pasar uang di kawasan Asia terpantau bergerak sangat variatif menghadapi dominasi dolar AS. Sebagian besar mata uang di kawasan ini justru berhasil mencatatkan penguatan tipis.

Won Korea Selatan memimpin penguatan sebesar 0,35 persen, diikuti peso Filipina yang naik 0,23 persen. Sementara itu, yen Jepang, yuan China, dan dolar Singapura juga bergerak di zona hijau.

Berikut adalah rangkuman performa mata uang utama terhadap dolar AS pada pagi ini:

  • Mata Uang Asia Menguat: Won Korea Selatan (+0,35%), Peso Filipina (+0,23%), Yen Jepang (+0,11%), Yuan China (+0,05%), dan Dolar Singapura (+0,03%).
  • Mata Uang Asia Melemah: Ringgit Malaysia menjadi satu-satunya yang terkoreksi bersama rupiah dengan pelemahan 0,25%.
  • Mata Uang Negara Maju: Euro Eropa, Poundsterling Inggris, dan Franc Swiss menguat, sedangkan Dolar Australia terkoreksi tipis 0,01%.

Data di atas memperlihatkan bahwa rupiah menjadi salah satu mata uang dengan performa paling tertekan di antara negara-negara tetangga. Meskipun beberapa mata uang global menguat, sentimen terhadap rupiah tetap negatif.

Faktor Penyebab Rupiah Terpuruk

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa penguatan dolar AS dipicu oleh ketegangan geopolitik. Konflik yang memanas di Timur Tengah membuat investor cenderung beralih ke aset aman atau safe haven.

Selain faktor geopolitik, data ekonomi Amerika Serikat yang solid juga memperparah tekanan terhadap rupiah. Indeks sektor jasa ISM dan data ketenagakerjaan ADP AS tercatat lebih kuat dari prediksi pasar sebelumnya.

Tabel berikut merangkum prediksi pergerakan rupiah untuk hari ini:

Indikator Perdagangan Keterangan
Level Pembukaan Rp18.016 per Dolar AS
Rentang Prediksi Hari Ini Rp17.900 – Rp18.050
Sentimen Utama Geopolitik & Data Ekonomi AS

Tabel ini menyajikan gambaran singkat mengenai posisi rupiah serta batas pergerakan yang diproyeksikan oleh para ahli sepanjang hari ini. Fokus utama pasar tertuju pada level psikologis baru yang ditembus rupiah.

Proyeksi dan Langkah Bank Indonesia

Lukman Leong menambahkan bahwa sentimen dari dalam negeri saat ini masih cenderung kurang mendukung. Hal ini memberikan beban tambahan bagi mata uang lokal untuk bangkit dalam waktu dekat.

Mengingat posisi rupiah yang sudah menyentuh level psikologis baru, Bank Indonesia diharapkan segera mengambil tindakan. Intervensi pasar secara agresif kemungkinan besar akan dilakukan untuk menstabilkan nilai tukar.

Secara keseluruhan, fluktuasi rupiah hari ini diprediksi akan berada dalam rentang Rp17.900 hingga Rp18.050 per dolar AS. Pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada terhadap perkembangan situasi ekonomi global yang dinamis.

Artikel terkait

Rekomendasi