Pria di Tangerang Selatan Gali Makam Ibu Kandung Akibat Konflik Keluarga

Pria di Tangerang Selatan Gali Makam Ibu Kandung Akibat Konflik Keluarga
Foto: Ilustrasi Pria di Tangerang Selatan Gali Makam Ibu Kandung Akibat Konflik Keluarga.

Seorang pria bernama Agus melakukan aksi nekat dengan menggali makam ibu kandungnya di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Sengkol, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan pada Sabtu (9/5/2026). Tindakan tersebut diduga dipicu oleh luapan emosi mendalam akibat permasalahan internal keluarga yang dialami pelaku.

Aksi perusakan makam almarhumah Murnah binti Nisan ini pertama kali dilaporkan kepada pihak berwajib pada pukul 13.50 WIB. Aparat kepolisian segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan guna melakukan verifikasi dan pengamanan di area pemakaman tersebut sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya menjelaskan bahwa berdasarkan penyelidikan awal, motif penggalian tersebut berkaitan erat dengan kondisi psikologis pelaku yang sedang tidak stabil. Penelusuran terhadap sejumlah saksi di lokasi memperkuat indikasi adanya konflik yang melatarbelakangi kejadian tersebut.

"Dari keterangan saksi-saksi bahwa pelaku menggali makam tersebut dikarenakan emosi akibat permasalahan keluarga," ujar AKP Dhady Arsya, Kapolsek Cisauk.

Pemeriksaan sementara menunjukkan Agus menggali liang lahat sang ibu dengan menggunakan alat berupa pacul. Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa pelaku merupakan anak kandung dari almarhumah Murnah, namun hubungan keduanya terpisah sejak Agus masih bayi.

Informasi yang dihimpun kepolisian menyebutkan bahwa pelaku telah ditinggalkan oleh ibunya sejak masih berusia sembilan bulan. Selama masa pertumbuhannya, Agus dibesarkan oleh anggota keluarga yang lain.

"Pelaku diurus mamangnya bernama Iyos," kata AKP Dhady Arsya, Kapolsek Cisauk.

Petugas telah melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Tangerang Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Meskipun identitas pelaku sudah dikantongi, Agus dilaporkan melarikan diri dan belum ditemukan di kediamannya pasca kejadian tersebut.

"Saat ini sedang dalam proses pencarian untuk dimintai keterangan," ucap AKP Dhady Arsya, Kapolsek Cisauk.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap Agus guna mendalami motif spesifik di balik aksi penggalian makam yang menyebabkan kerusakan fasilitas pemakaman tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi