Pemerintah Kota Tangerang Selatan memproyeksikan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) mandiri di TPA Cipeucang dengan kapasitas mencapai 1.200 ton per hari. Proyek ini dipastikan berjalan tanpa skema aglomerasi dengan wilayah lain pada Jumat, 15 Mei 2026.
Target pembangunan infrastruktur ini bertujuan untuk menyelesaikan persoalan sampah di wilayah tersebut melalui teknologi konversi energi. Dilansir dari Megapolitan, skema mandiri dipilih agar pengelolaan fokus pada kebutuhan domestik Tangerang Selatan.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam memenuhi persyaratan teknis yang diminta oleh pihak Danantara sebagai pengelola investasi. Proyek ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi beban volume sampah di lokasi tersebut.
"Insyaallah apa saja yang diminta oleh Danantara bisa dipenuhi, karena kan kita ditetapkan sebagai PSEL mandiri seperti itu ya di Cipeucang," ujar Pilar Saga Ichsan, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.
Pilar menjelaskan bahwa keberadaan PSEL tidak hanya difungsikan untuk memproses kiriman sampah harian yang baru masuk. Fasilitas ini memiliki peran krusial dalam mereduksi tumpukan sampah lama yang telah bertahun-tahun menggunung di TPA Cipeucang.
"Kami berharap sih sampah existing juga bisa ditangani ya, supaya nanti lama-lama habis juga yang di Cipeucang," kata Pilar Saga Ichsan, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.
Guna memperlancar pembangunan, Pemerintah Kota saat ini tengah fokus merampungkan pembebasan lahan tambahan seluas 2,5 hektar. Anggaran untuk ganti rugi dilaporkan telah tersedia dan segera disalurkan kepada pemilik lahan terdampak di sekitar area proyek.
"Masih ada sekitar dua hektar setengah lagi yang belum dibebaskan, tahun ini harus selesai," kata Pilar Saga Ichsan, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.
Pemerintah daerah optimis proyek dengan nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun ini dapat segera memulai tahapan konstruksi fisik. Ketersediaan investor melalui koordinasi dengan Danantara menjadi faktor pendukung percepatan jadwal pelaksanaan di lapangan.
"Kalau bisa sih groundbreaking karena dari Danantara sudah ada investornya kan ya. Mudah-mudahan sih di akhir tahun juga sudah bisa groundbreaking," ucap Pilar Saga Ichsan, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.