Pemerintah Percepat Pembangunan Proyek Sekolah Rakyat

Pemerintah Percepat Pembangunan Proyek Sekolah Rakyat
Foto: Ilustrasi Pemerintah Percepat Pembangunan Proyek Sekolah Rakyat.

Pemerintah tengah menginstruksikan percepatan pembangunan Proyek Sekolah Rakyat (SR) di berbagai wilayah agar infrastruktur pendidikan tersebut siap digunakan pada tahun ajaran baru 2026. Langkah ini diambil guna memperluas akses pendidikan nasional secara lebih merata bagi masyarakat Indonesia.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta pada Rabu (8/4/2026), menekankan bahwa pelaksanaan proyek harus tetap memprioritaskan kualitas dan keselamatan kerja. Standar mutu yang ketat menjadi fokus utama di setiap lokasi pembangunan.

Arahan langsung diberikan oleh Menteri PU dalam setiap kunjungan lapangan untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai jadwal. Penegasan mengenai kualitas ini disampaikan dalam keterangan resmi pada Selasa (21/4/2026) sebagaimana dilansir dari Money.

"Saya ingin setiap pembangunan Sekolah Rakyat ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar kualitas terbaik serta mengedepankan keselamatan kerja. Ini menyangkut masa depan generasi bangsa," ujar Dody Hanggodo, Menteri PU.

Pihak kontraktor pelaksana dari BUMN konstruksi, PT Brantas Abipraya (Persero), kini sedang mengoptimalkan berbagai strategi manajemen proyek di lapangan. Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menjelaskan bahwa perbaikan mencakup pengawasan teknis dan disiplin Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

"Dalam setiap proyek, dinamika pelaksanaan merupakan bagian dari proses konstruksi, namun Brantas Abipraya tetap fokus pada solusi melalui evaluasi menyeluruh serta langkah percepatan agar penyelesaian tetap sesuai kontrak," ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Intensitas pekerjaan di lapangan ditingkatkan dengan pengerahan hingga 500 tenaga kerja yang bekerja secara bergantian siang dan malam. Upaya masif ini bertujuan untuk menjaga progres fisik bangunan tetap sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Di balik setiap progres yang terlihat, ada kerja keras teman-teman di lapangan yang luar biasa. Mereka bekerja tanpa mengenal waktu, dalam berbagai kondisi, dengan semangat dan komitmen tinggi untuk menyelesaikan proyek ini. Ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang dedikasi, kebersamaan, dan tanggung jawab kepada masyarakat," kata Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Proyek Sekolah Rakyat mengusung konsep asrama terpadu dengan fasilitas lengkap yang mencakup gedung SD hingga SMA serta asrama siswa dan rusun guru. Dukungan terhadap program ini juga diklaim sebagai wujud implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Semangat teman-teman di lapangan adalah representasi nyata dari Asta Cita, bahwa pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi tentang menghadirkan harapan, membuka akses pendidikan, dan membangun masa depan generasi bangsa," ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Koordinasi dengan pemangku kepentingan terus diperkuat guna menjamin transparansi dan akuntabilitas selama proses konstruksi berlangsung. Brantas Abipraya menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan investasi jangka panjang bagi mencetak generasi unggul tersebut dengan standar terbaik.

"Proyek Sekolah Rakyat ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul Indonesia. Kami berkomitmen mengebut penyelesaian proyek ini, tentunya dengan mengutamakan kualitas terbaik, serta tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja," pungkas Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Artikel terkait

Rekomendasi