Oki Ramadhana Daftar Jadi Calon Direksi Bursa Efek Indonesia

Oki Ramadhana Daftar Jadi Calon Direksi Bursa Efek Indonesia
Foto: Ilustrasi Oki Ramadhana Daftar Jadi Calon Direksi Bursa Efek Indonesia.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, mengonfirmasi pencalonan dirinya sebagai anggota direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode mendatang. Kepastian ini disampaikan Oki di Gedung BEI pada Senin (11/5/2026) seiring proses seleksi yang kini tengah berjalan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dilansir dari Detik Finance, pencalonan Oki merupakan bagian dari empat paket daftar nama yang telah masuk ke regulator. Ia menegaskan kesiapannya untuk mengikuti tahapan prosedur yang telah ditetapkan oleh otoritas terkait.

"Kalau mendaftar, ya benar mendaftar tinggal proses," ungkap Oki kepada wartawan di Gedung BEI, Senin (11/5/2026).

Oki memilih untuk tidak menjabarkan rencana kerja atau program prioritas yang akan diusung jika nantinya terpilih. Motivasi utama dalam mengikuti bursa pemilihan ini disebutnya sebagai bentuk kontribusi kepada negara melalui penguatan pasar modal.

"Nanti tinggal proses di OJK-nya seperti apa. Itu saja. Kita harus bantu negara ini," pungkas Oki.

Oki bergabung dalam satu paket yang terdiri dari tujuh orang kandidat. Nama-nama lain yang berada dalam satu kelompok dengannya meliputi Wuddy Warsono, Stephanus Turangan, Bernardus Sumargo, Poltak Hotradero, Syafruddin, dan Yoga Mulya.

Secara keseluruhan, OJK mencatat terdapat 28 nama yang bersaing memperebutkan posisi pimpinan di BEI. Masa pendaftaran sendiri secara resmi telah berakhir pada Senin (4/5/2026) pekan lalu.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, memberikan rincian mengenai total pendaftar dalam keterangan resminya. Setiap paket yang mendaftar wajib memenuhi kuota formasi jabatan yang ditentukan.

"Ada 28 nama calon direksi bursa efek Indonesia yang masuk mendaftar di OJK," ungkap Hasan dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner OJK secara virtual, Selasa (5/5/2026).

Saat ini, seluruh berkas pendaftaran ke-28 calon tersebut sedang berada dalam tahap verifikasi dan evaluasi oleh OJK. Penentuan direksi terpilih akan menjadi langkah krusial bagi arah kebijakan pasar modal Indonesia ke depan.

Artikel terkait

Rekomendasi