Xiaomi Luncurkan Produk Es Krim Varian Standard Pro dan Max

Xiaomi Luncurkan Produk Es Krim Varian Standard Pro dan Max
Foto: Ilustrasi Xiaomi Luncurkan Produk Es Krim Varian Standard Pro dan Max.

Xiaomi merilis produk kuliner unik berupa es krim dengan penamaan varian layaknya ponsel pintar, yakni Standard, Pro, dan Max, dalam acara internal Values Conference 2026 di kampus Xiaomi, China, pada Rabu (15/4/2026). Inovasi tak biasa dari perusahaan teknologi ini langsung menjadi perbincangan luas karena menggunakan konsep pemasaran perangkat premium pada produk makanan.

Dilansir dari Detik iNET, peluncuran es krim tersebut dikemas secara formal menyerupai prosesi pengenalan gawai flagship. Seorang koki mempresentasikan produk di atas panggung besar lengkap dengan salindia perbandingan spesifikasi, fitur tekstur, hingga posisi harga untuk masing-masing varian.

Varian Standard menjadi versi paling dasar yang dipasarkan dengan harga 5,99 yuan atau sekitar Rp13 ribuan. Es krim ini mengusung rasa millet atau biji-bijian sederhana dengan tambahan tekstur renyah pada bagian luar sebagai fitur utamanya.

Satu tingkat di atasnya, varian Pro dijual seharga 6,99 yuan dengan tambahan fitur berupa satu buah stik biskuit bertema khusus. Penambahan komponen biskuit ini diklaim perusahaan mampu meningkatkan sensasi renyah dan memberikan pengalaman rasa yang lebih kaya bagi konsumen.

Varian tertinggi, yakni Max, dibanderol dengan harga 8,99 yuan dan tampil lebih kompleks dengan tiga buah stik biskuit yang mengelilingi bagian bawah es krim. Struktur ini memberikan tampilan yang lebih kokoh dan mewah, selaras dengan filosofi seri Max atau Ultra pada lini ponsel pintar mereka.

Fenomena ini memicu reaksi luas di media sosial China, di mana warganet menyamakan strategi pemasaran tersebut dengan identitas asli Xiaomi sebagai perusahaan teknologi. Beberapa komentar bahkan menyarankan adanya pembaruan topping secara nirkabel atau peluncuran versi global di masa mendatang.

"Saya sendiri belum sempat mencicipinya karena kesibukan, sementara para karyawan sudah antre panjang di kantin untuk mencobanya," kata Lei Jun, Pendiri Xiaomi. Saat ini, distribusi es krim tersebut masih bersifat terbatas untuk lingkungan internal perusahaan dan belum tersedia untuk pasar umum secara global.

Artikel terkait

Rekomendasi