PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pertumbuhan jumlah penumpang yang signifikan pada rute menuju Purwakarta menggunakan kombinasi Commuter Line dan KA Lokal Walahar hingga Minggu (12/4/2026). Peningkatan mobilitas ini didorong oleh aksesibilitas transportasi yang terjangkau dengan total tarif perjalanan berkisar antara Rp 8.000 hingga Rp 9.000.
Data operasional menunjukkan volume pengguna Commuter Line Cikarang Line meningkat dari 71.636.443 orang pada 2023 menjadi 85.936.774 pada 2025. Dilansir dari Detik Travel, tren kenaikan tersebut berlanjut pada periode Januari hingga Maret 2026 dengan total mencapai 21.717.664 penumpang.
Kenaikan serupa juga terjadi pada layanan KA Lokal Walahar Ekspres relasi Cikarang-Purwakarta yang mencatat 4.084.928 pengguna sepanjang tahun 2025. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan konsisten dibandingkan tahun 2022 yang hanya melayani sekitar 2,1 juta penumpang.
Frekuensi perjalanan harian Commuter Line di lintas Cikarang turut mengalami ekspansi besar guna memenuhi kebutuhan publik. Pada tahun 2015, KAI hanya mengoperasikan 158 perjalanan per hari, namun jumlah tersebut bertambah menjadi 281 perjalanan setiap harinya pada tahun 2025.
"Kombinasi layanan ini menjadikan perjalanan menuju Purwakarta sebagai pilihan menarik untuk menikmati waktu luang," kata Anne, perwakilan KAI. Ia menambahkan bahwa biaya yang ekonomis membuat perjalanan lebih mudah direncanakan oleh masyarakat yang ingin berwisata dekat dari Jakarta.
Secara teknis, wisatawan dapat memulai perjalanan dari Stasiun Jakarta Kota, Tanah Abang, atau Manggarai menuju Cikarang dengan tarif Commuter Line mulai dari Rp 4.000. Dari Cikarang, penumpang dapat berpindah moda ke KA Lokal Walahar dengan biaya tambahan sebesar Rp 4.000 menuju Stasiun Purwakarta.
Destinasi wisata di Purwakarta seperti Situ Buleud dan Air Mancur Sri Baduga dapat diakses dengan berjalan kaki langsung dari stasiun. Selain itu, kawasan lain seperti Waduk Jatiluhur dan Situ Wanayasa menjadi magnet kunjungan berkat daya tarik alam dan kuliner khas sate maranggi.