Kondisi Modal Kinerja Bersih Disesuaikan atau MKBD dari PT Kiwoom Sekuritas Indonesia dipastikan berada pada level yang aman di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada Jumat, 22 Mei 2026.
Rata-rata modal bersih perusahaan efek tersebut tercatat sebesar Rp 370 miliar pada periode berjalan Mei 2026, seperti dilansir dari Keuangan.
Pihak manajemen menegaskan bahwa posisi permodalan saat ini masih berada jauh di atas ketentuan minimum yang ditetapkan oleh regulator.
"Kami melihat kondisi MKBD Kiwoom Sekuritas masih jauh di atas batas dan aman," ujar VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi kepada Kontan, Jumat (22/5/2026).
Langkah preventif tetap diambil oleh perusahaan melalui pengetatan pengelolaan leverage serta pemantauan harian aktivitas transaksi nasabah untuk menjaga stabilitas keuangan.
Kebijakan penyesuaian haircut pada saham lapis kedua dan ketiga juga diterapkan demi mengontrol kualitas pembiayaan sekuritas tetap sehat.
Selain itu, pihak internal perusahaan turut memberikan respons terhadap regulasi baru yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan mengenai penguatan ekuitas.
"Kami menyambut baik dan mendukung atas inisiasi PEKU dalam POJK No. 3 Tahun 2026 oleh OJK sebagai bentuk mengurangi permasalahan struktural di industri sekuritas," katanya.
Peningkatan ambang batas modal dalam aturan tersebut diproyeksikan mampu menciptakan industri pasar modal yang lebih kompetitif dan protektif bagi para pelaku pasar.