Jumlah pengguna jasa Kereta Api (KA) Progo mengalami pertumbuhan signifikan pada awal tahun ini. Transportasi massal yang menghubungkan Jakarta dan Yogyakarta tersebut masih menjadi opsi utama bagi masyarakat karena efisiensi dan harga yang ekonomis.
Dilansir dari Detik Travel, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 115.796 pelanggan telah menggunakan layanan KA Progo sepanjang Triwulan I 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai 109.511 penumpang.
Tren peningkatan ini menjadi indikator kuat bahwa minat publik terhadap moda transportasi kereta api terus menguat untuk berbagai keperluan mobilisasi. Relasi yang dilayani mencakup perjalanan dari Stasiun Lempuyangan menuju Stasiun Pasar Senen maupun rute sebaliknya.
Peningkatan volume penumpang ini sejalan dengan langkah modernisasi yang dilakukan oleh operator. Sejak 15 Oktober 2024, KA Progo telah melakukan pembaruan armada secara total pada layanan regulernya.
Kereta yang memiliki sebutan akrab Super Praga ini kini mengoperasikan rangkaian ekonomi New Generation berbahan stainless steel. Teknologi terbaru ini menggantikan kursi tegak berhadapan yang sebelumnya menjadi ciri khas kelas ekonomi lama.
Dalam format baru ini, setiap gerbong dirancang untuk menampung 72 kursi penumpang. Penggunaan material stainless steel pada rangkaian baru ini diklaim memberikan standar kenyamanan yang jauh lebih baik bagi para pengguna jasa selama perjalanan jauh.
Konektivitas Sepanjang Jalur Selatan
KA Progo telah beroperasi sejak tahun 2002 dan kini melayani satu kali perjalanan pulang-pergi setiap harinya. Nama kereta ini diambil dari Kali Progo, sungai besar di Yogyakarta yang melintasi wilayah Kulonprogo, Bantul, dan Sleman.
Dalam rute perjalanannya, kereta ini berhenti di berbagai titik strategis seperti Stasiun Wates, Kutoarjo, Kebumen, Gombong, dan Purwokerto. Selain itu, penumpang juga dapat turun di Stasiun Cirebon Prujakan serta Jatinegara sebelum tiba di tujuan akhir.
Pihak manajemen menekankan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Transformasi sarana menjadi faktor kunci dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi para pelanggan setia di jalur tersebut.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KA Progo terus melayani perjalanan masyarakat, dengan layanan yang semakin nyaman dari waktu ke waktu.
"Perjalanan dengan kereta api terasa lebih nyaman dan memberi ruang bagi pelanggan untuk menikmati setiap momen selama di perjalanan," kata Anne.
Informasi yang dirilis pada Minggu (26/4/2026) tersebut menegaskan bahwa PT KAI tidak lagi mengoperasikan rangkaian ekonomi lama. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh pelanggan mendapatkan fasilitas yang setara dan lebih modern.