Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga 2026, Cek Jalur Alternatif Terbaru

Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga 2026, Cek Jalur Alternatif Terbaru
Foto: Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga 2026, Cek Jalur Alternatif Terbaru. (Illustration by Pexels)

Ruas Jalan Lenteng Agung Raya yang menuju arah selatan atau menuju Depok sedang mengalami penutupan sementara untuk semua jenis kendaraan. Langkah ini diambil oleh pihak berwenang sebagai dampak dari amblesnya jalan di kawasan tersebut yang memerlukan penanganan segera.

Proses penutupan ini dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 1 Juni 2026, tepat pukul 14.00 WIB. Rencananya, akses jalan baru akan dibuka kembali untuk umum pada Selasa, 2 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB pagi.

Penyebab utama dari penutupan jalan ini adalah adanya kerusakan serius pada struktur saluran air di bawah tanah. Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta membutuhkan ruang yang cukup untuk melakukan perbaikan agar kondisi jalan kembali stabil dan aman.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, memberikan pernyataan resmi terkait kebijakan penutupan jalur protokol tersebut. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang muncul akibat pekerjaan proyek ini.

Budi menjelaskan bahwa penutupan sementara Jalan Lenteng Agung arah selatan ini mutlak dilakukan demi mendukung kelancaran perbaikan saluran bawah tanah. Dinas SDA sedang berupaya maksimal agar kerusakan tidak meluas dan membahayakan keselamatan para pengendara yang melintas.

Selama pengerjaan fisik berlangsung di lapangan, arus lalu lintas yang biasanya melewati titik tersebut dialihkan ke sejumlah jalur alternatif. Pengalihan ini bertujuan untuk memecah kepadatan kendaraan dan meminimalisir potensi kemacetan parah di wilayah Jakarta Selatan.

Rincian Jalur Alternatif untuk Kendaraan Pribadi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memetakan beberapa rute yang bisa digunakan oleh pengendara mobil maupun sepeda motor. Para pengendara diharapkan dapat mencermati rute-rute ini agar tidak terjebak dalam penumpukan volume kendaraan di area proyek.

Daftar rute alternatif yang dapat ditempuh oleh pengendara menuju Depok :

  • Bagi kendaraan dari arah Pasar Minggu, dapat melalui Jalan Raya Lenteng Agung lalu melakukan putar balik di perlintasan sebidang kereta api (JPL 23).
  • Pengendara juga bisa menggunakan putaran di depan Universitas Pancasila, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Jalan Mochammad Kahfi II menuju Jalan Tanah Baru.
  • Opsi lainnya adalah menggunakan putaran tapal kuda di depan IISIP Jakarta, lalu masuk ke Jalan Raya Lenteng Agung menuju Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) atau Jalan TB Simatupang.
  • Dari Jalan TB Simatupang, pengendara bisa mengarah ke Jalan Kebagusan Raya atau Jalan Raya Cilandak KKO menuju Jalan Mochammad Kahfi I.
  • Pengguna jalan juga diperbolehkan mengambil rute melalui Jalan TB Simatupang, Jalan Raya Bogor, hingga tembus ke Jalan Akses Universitas Indonesia.

Rute-rute di atas telah disesuaikan dengan kapasitas jalan yang memadai untuk menampung pengalihan arus kendaraan kecil. Pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan rambu petunjuk jalan yang telah dipasang di titik-titik krusial.

Ketentuan Khusus untuk Kendaraan Berat dan Truk

Selain mengatur kendaraan pribadi, Dinas Perhubungan juga memberikan instruksi khusus bagi kendaraan dengan tonase besar. Kendaraan berat tidak diperbolehkan melewati jalur alternatif yang diperuntukkan bagi kendaraan kecil karena dikhawatirkan akan menimbulkan hambatan baru.

Panduan rute bagi kendaraan bertonase besar dari arah Tanjung Barat :

Kategori Kendaraan Rute yang Disarankan Keterangan Jalur
Truk & Kendaraan Besar Jalan Tol Jagorawi Akses utama menuju wilayah Bogor/Depok
Truk & Kendaraan Besar Tol Depok-Antasari (Desari) Alternatif tercepat menuju Depok Selatan
Truk & Kendaraan Besar Jalan Raya Bogor Melalui TB Simatupang dan Akses UI

Tabel rute tersebut disusun agar para pengemudi truk dapat merencanakan perjalanan mereka lebih awal tanpa masuk ke area pemukiman yang sempit. Penggunaan jalan tol sangat disarankan untuk menjaga kelancaran distribusi logistik dan meminimalkan beban jalan arteri selama masa perbaikan.

Penyiagaan Petugas dan Fasilitas Informasi di Lapangan

Untuk memastikan strategi rekayasa lalu lintas berjalan lancar, Dishub DKI telah mengerahkan personel di lokasi-lokasi strategis. Petugas akan berjaga secara bergantian di titik seperti kawasan Tapal Kuda dan putaran Universitas Pancasila untuk memandu jalannya kendaraan.

Budi Awaluddin menekankan pentingnya kehadiran petugas di lapangan untuk membantu warga yang mungkin masih bingung dengan rute baru. Pihaknya sangat mengharapkan kerja sama dari seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi instruksi petugas demi keamanan bersama.

Tidak hanya personel fisik, sosialisasi juga dilakukan melalui media informasi luar ruang di sekitar lokasi pengerjaan. Sebanyak tujuh buah spanduk pengumuman telah dipasang di berbagai titik strategis agar informasi penutupan jalan ini tersampaikan dengan luas.

Lima spanduk ditempatkan secara khusus pada koridor jalan utama yang menuju ke arah Depok sebagai peringatan awal bagi pengemudi. Sementara itu, dua spanduk sisanya dipasang tepat di kawasan Lenteng Agung untuk menginformasikan rincian rekayasa lalu lintas yang sedang berlaku.

Pengerjaan saluran bawah tanah ini diharapkan dapat selesai sesuai jadwal tanpa ada kendala cuaca yang berarti. Dengan selesainya perbaikan ini, risiko jalan ambles di masa depan diharapkan dapat diminimalisir sehingga keamanan mobilitas warga kembali terjamin.

Sebagai informasi tambahan, masyarakat diminta untuk terus memantau kanal informasi resmi Pemprov DKI Jakarta guna mendapatkan perkembangan terkini. Perubahan jadwal atau penyesuaian rute mungkin saja terjadi tergantung pada dinamika pengerjaan teknis di lapangan hingga esok hari.

Artikel terkait

Rekomendasi