Investor Asing Lepas Saham DSSA Senilai Rp 105 Miliar

Investor Asing Lepas Saham DSSA Senilai Rp 105 Miliar
Foto: Ilustrasi Investor Asing Lepas Saham DSSA Senilai Rp 105 Miliar.

Aksi jual bersih atau net sell oleh investor asing mencapai Rp 653,4 miliar pada perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (12/5/2026). Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) tercatat menjadi instrumen yang paling banyak dilepas oleh pemodal mancanegara.

Data BEI yang dilansir dari Investor Daily melalui Stockbit Sekuritas menunjukkan nilai pelepasan saham DSSA menyentuh angka Rp 105,69 miliar. Transaksi pada pasar reguler tersebut melibatkan volume sebanyak 90,7 juta saham dengan perhitungan harga rata-rata selama sesi pertama perdagangan.

Meskipun harga saham emiten Grup Sinar Mas ini sempat menguat 2,6 persen ke posisi Rp 1.165, tren jangka panjangnya menunjukkan penurunan tajam. Dalam sepekan terakhir, nilai saham DSSA merosot 21,5 persen, sementara akumulasi penurunan dalam satu bulan mencapai 62,5 persen dan ambruk 71,1 persen sepanjang tahun berjalan (ytd).

Tekanan jual ini muncul bertepatan dengan rencana pengumuman evaluasi indeks oleh MSCI pada Selasa (12/5/2026) waktu setempat. Stockbit Sekuritas menjelaskan bahwa pembekuan pasar Indonesia masih akan berlanjut dalam tinjauan Mei 2026, yang mencakup penyesuaian faktor inklusi asing dan jumlah saham.

Pihak sekuritas memberikan catatan khusus mengenai kebijakan MSCI terhadap saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan yang dianggap terlalu tinggi oleh lembaga riset indeks internasional tersebut.

"Meski pasar Indonesia masih dibekukan, MSCI akan menghapus saham-saham yang masuk dalam daftar konsentrasi kepemilikan yang tinggi (high shareholding concentration/HSC), sejalan dengan perlakuan MSCI terhadap saham sejenis di pasar lain," ungkap Stockbit.

Analis memproyeksikan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) kemungkinan besar akan keluar dari indeks MSCI. Kondisi ini memicu potensi tekanan jual lanjutan dari manajer investasi yang mengelola dana pasif saat penghapusan resmi dilakukan.

Artikel terkait

Rekomendasi