Investor Asing Lepas Saham BMRI Saat IHSG Melemah ke Level 6.905

Investor Asing Lepas Saham BMRI Saat IHSG Melemah ke Level 6.905
Foto: Ilustrasi Investor Asing Lepas Saham BMRI Saat IHSG Melemah ke Level 6.905.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan sebesar 63,78 poin atau 0,92 persen ke posisi 6.905,6 pada penutupan perdagangan Senin (11/5/2026). Penurunan ini dibarengi aksi jual bersih oleh investor asing yang mencapai total Rp 751,1 miliar di seluruh pasar.

Data Stockbit yang dilansir dari Investor Daily menunjukkan bahwa transaksi jual bersih di pasar reguler menyentuh angka Rp 659,1 miliar. Sementara itu, pada pasar negosiasi dan tunai, investor asing membukukan penjualan senilai Rp 92 miliar.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi instrumen yang paling banyak dilepas dengan nilai mencapai Rp 334,7 miliar. Posisi tersebut disusul oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang juga mencatatkan angka pelepasan signifikan.

Bursa Efek Indonesia mencatat total nilai transaksi harian mencapai Rp 20,45 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 38,9 miliar saham. Pergerakan pasar menunjukkan dominasi sentimen negatif dengan 463 saham melemah, berbanding 263 saham menguat dan 233 saham lainnya stagnan.

Daftar 10 Saham dengan Net Sell Asing Terbesar (11 Mei 2026)
PeringkatNama Emiten (Kode)Nilai Jual Bersih
1PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)Rp 334,7 miliar
2PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)Rp 115,8 miliar
3PT Barito Pacific Tbk (BRPT)Rp 89,8 miliar
4PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)Rp 59,9 miliar
5PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)Rp 41,9 miliar
6PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)Rp 38,8 miliar
7PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)Rp 38,5 miliar
8PT Timah Tbk (TINS)Rp 33,9 miliar
9PT Bumi Resources Tbk (BUMI)Rp 31,36 miliar
10PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)Rp 30,9 miliar

Aktivitas perdagangan pada awal pekan ini juga terpantau cukup padat dengan frekuensi transaksi mencapai 2,79 juta kali. Tekanan jual dari pemodal internasional ini terjadi di tengah fluktuasi pasar modal yang cukup dinamis selama jam operasional bursa.

Artikel terkait

Rekomendasi