IHSG Jatuh ke 7.541, Investor Asing Catat Net Sell Rp 827,43 Miliar

IHSG Jatuh ke 7.541, Investor Asing Catat Net Sell Rp 827,43 Miliar
Foto: Ilustrasi IHSG Jatuh ke 7.541, Investor Asing Catat Net Sell Rp 827,43 Miliar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 17,77 poin atau melemah 0,24 persen ke level 7.541 pada penutupan perdagangan hari Rabu (22/4/2026).

Dilansir dari Investortrust, penurunan indeks ini beriringan dengan aksi investor asing yang membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 827,43 miliar.

Aksi jual bersih oleh pemodal asing paling banyak melanda saham BBRI sebesar Rp 404,87 miliar, disusul BMRI senilai Rp 165,61 miar, dan BBCA mencapai Rp 109,97 miar.

Selain itu, saham BRPT juga mencatatkan net sell senilai Rp 100,44 miliar serta saham BUMI yang mencapai Rp 74,67 miliar.

Sebaliknya, beberapa saham justru mengalami pembelian bersih (net buy) oleh asing, dipimpin oleh SSMS senilai Rp 112,80 miliar dan BBNI sebesar Rp 112,13 miliar.

Saham ENRG juga mencatat net buy sebanyak Rp 93,26 miliar, diikuti ANTM senilai Rp 77,38 miliar, dan SGER sebesar Rp 70,79 miliar.

Pelemahan indeks pada hari ini utamanya didorong oleh merosotnya saham-saham di sektor energi, material dasar, serta properti.

Koreksi ini juga dipicu oleh kejatuhan dua saham berkapitalisasi besar (big cap), yaitu BREN yang anjlok 9,62 persen ke Rp 5.400 dan DSSA yang merosot 9,71 persen menjadi Rp 2.510.

Pada hari sebelumnya, IHSG juga terpantau melemah 34,73 poin atau 0,46 persen ke level 7.550, meskipun mencatatkan net buy Rp 473,92 miar.

Tekanan pada hari sebelumnya bersumber dari pengumuman MSCI yang membekukan rebalancing indeks untuk periode Mei 2026.

Meski status pasar Indonesia dipertahankan dan tidak turun menjadi frontier market, MSCI menghapus saham kategori HSC seperti DSSA dan BREN.

Daftar Saham yang Mengalami ARA

Walaupun IHSG berada di zona merah, sejumlah saham tetap berhasil melonjak hingga mengalami auto reject atas (ARA).

Saham COAL memimpin penguatan sebesar 33,96 persen ke Rp 71, disusul BDMN yang melonjak 25 persen ke level Rp 2.850.

Selanjutnya, saham HOPE dan TALF sama-sama menguat 24,60 persen, masing-masing menuju level Rp 314 dan Rp 785.

Saham WBSA naik 24,56 persen ke Rp 1.065, BOBA menguat 24,56 persen ke Rp 284, BABY naik 24,54 persen ke Rp 406, BIKE naik 24,51 persen ke Rp 635, dan COCO terangkat 24,40 persen ke Rp 520.

Sementara itu, saham KOTA melonjak pesat sebesar 29,52 persen ke posisi Rp 136 meskipun tidak sampai menyentuh batas ARA.

Pada perdagangan hari sebelumnya, tercatat ada 11 saham yang berhasil menyentuh batas ARA.

Lima saham di antaranya melesat di atas 34 persen, yaitu BOBA naik 34,91 persen ke Rp 228 dan LAND meningkat 34,72 persen ke Rp 97.

Kemudian saham LCKM menguat 34,48 persen ke Rp 156, RODA menguat 34,29 persen ke Rp 94, serta CTTH yang melonjak hingga 34,09 persen menjadi Rp 118.

Artikel terkait

Rekomendasi