Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pada Selasa (2/6) sore dengan performa yang positif. Indeks kebanggaan bursa domestik ini parkir di level 6.195.
Pencapaian ini mencerminkan kenaikan sebesar 68,04 poin atau menguat sekitar 1,11 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pergerakan pasar hari ini menunjukkan optimisme investor yang cukup signifikan di lantai bursa.
Data dari RTI Infokom mencatat total transaksi yang terjadi sepanjang hari mencapai Rp25,38 triliun. Adapun volume saham yang berpindah tangan tercatat sebanyak 31,15 miliar lembar saham.
Kondisi pasar kali ini menunjukkan dinamika yang cukup beragam meskipun indeks berakhir di zona hijau. Berikut adalah rincian mengenai kondisi emiten pada penutupan perdagangan sore ini:
- Saham Menguat: Sebanyak 281 saham berhasil mencatatkan kenaikan harga.
- Saham Terkoreksi: Terdapat 389 saham yang mengalami penurunan nilai.
- Saham Stagnan: Sebanyak 147 saham terpantau tidak mengalami perubahan harga atau tetap.
Meskipun jumlah saham yang melemah lebih banyak dibandingkan yang menguat, kenaikan IHSG tetap terjaga. Hal ini didorong oleh performa sektor-sektor besar yang menopang laju indeks hingga penutupan.
Analisis Pergerakan Sektoral
Dilihat dari klasifikasi industrinya, sebanyak lima dari 11 sektor indeks berhasil membukukan kenaikan. Sektor energi menjadi motor utama penguatan dengan lonjakan mencapai 1,78 persen.
Di sisi lain, enam sektor lainnya harus rela berakhir di zona merah atau mengalami pelemahan. Penurunan terdalam dialami oleh sektor transportasi yang terkoreksi hingga 3,2 persen.
Tren Pasar Global dan Asia
Kenaikan IHSG ini sejalan dengan mayoritas bursa saham di kawasan Asia yang juga terpantau menguat. Sebagian besar indeks utama di wilayah ini didominasi oleh pergerakan di zona hijau.
Berikut adalah ringkasan performa beberapa indeks saham utama di pasar internasional:
| Kawasan | Indeks Saham | Performa |
|---|---|---|
| Asia | Hang Seng Composite (Hong Kong) | +2,52% |
| Asia | Straits Times (Singapura) | +1,09% |
| Asia | Shanghai Composite (China) | +0,43% |
| Asia | Nikkei 225 (Jepang) | -0,30% |
| Eropa | DAX (Jerman) | +1,07% |
| Eropa | FTSE 100 (Inggris) | +0,32% |
| Amerika | NASDAQ Composite | +0,42% |
| Amerika | S&P 500 | +0,26% |
| Amerika | Dow Jones | +0,09% |
Data tersebut memperlihatkan bahwa hanya indeks Nikkei 225 dari Jepang yang melawan arus dengan penurunan tipis. Secara umum, sentimen positif menyelimuti pasar modal global dari Asia hingga Amerika Serikat.
Bursa Eropa juga menunjukkan performa yang solid dengan penguatan pada indeks DAX dan FTSE 100. Kondisi serupa terjadi di bursa Amerika Serikat di mana ketiga indeks utamanya kompak berakhir di zona hijau.
NASDAQ Composite memimpin penguatan di Wall Street, diikuti oleh S&P 500 dan Dow Jones. Tren positif di pasar global ini turut memberikan pengaruh baik bagi kepercayaan diri investor di dalam negeri.