Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (23/4/2026) diperkirakan akan bergerak pada rentang 7.500 hingga 7.700. Dilansir dari Investortrust, pergerakan ini terjadi setelah indeks mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan hari sebelumnya.
Riset pagi dari BRI Danareksa Sekuritas menunjukkan secara teknikal IHSG sedang berupaya menutup area gap di level 7.500 yang kini menjadi support krusial. Jika level ini bertahan dan memicu rebound, indeks berpotensi menguat menuju area resistance 7.650-7.700 dalam jangka pendek.
Aktivitas pasar saham global turut memberikan pengaruh bagi pergerakan indeks domestik. Bursa saham Amerika Serikat mencatatkan penguatan dengan Dow Jones naik 0,69%, S&P500 melesat 1,05%, dan Nasdaq menguat sebesar 1,64%.
Memanfaatkan momentum pergerakan bursa, BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi beli untuk tiga saham potensial. Saham RAJA ditargetkan pada harga Rp 5.000-5.325, SSIA pada target Rp 1.925-2.090, dan ESSA dengan target Rp 895-930.
Pada perdagangan Rabu, IHSG ditutup melemah 17,77 poin atau berkurang 0,24% menuju level 7.541. Melemahnya indeks diiringi aksi jual bersih oleh investor asing yang mencapai Rp 827,43 miliar, dengan fokus penjualan pada saham BBRI, BMRI, dan BBCA.
Koreksi indeks kemarin dipicu oleh penurunan performa saham di sektor energi, material dasar, serta properti. Tekanan besar juga bersumber dari anjloknya dua saham big cap, yakni BREN yang merosot 9,62% ke Rp 5.400 dan DSSA yang turun 9,71% menjadi Rp 2.510.
Daftar Saham yang Menguat
Kendati IHSG mengalami pelemahan, beberapa saham tetap mencatatkan lonjakan performa signifikan hingga terkena auto reject atas (ARA) serta penguatan tinggi.
| Nama Emiten | Persentase Kenaikan | Harga Penutupan (Rp) |
|---|---|---|
| COAL | 33,96% | 71 |
| KOTA | 29,52% | 136 |
| BDMN | 25% | 2.850 |
| HOPE | 24,60% | 314 |
| TALF | 24,60% | 785 |
| WBSA | 24,56% | 1.065 |
| BOBA | 24,56% | 284 |
| BABY | 24,54% | 406 |
| BIKE | 24,51% | 635 |
| COCO | 24,40% | 520 |