Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan performa positif pada pembukaan perdagangan. Dilansir dari Investortrust, indeks terpantau melonjak hingga 53 poin atau setara 0,56 persen ke angka 7.675 pada Kamis (16/4/2026).
Laju hijau di pasar modal domestik ini bergerak selaras dengan tren kenaikan yang terjadi pada indeks saham di Asia. Sektor energi, material dasar, industri, konsumer primer, konsumer non-primer, teknologi, transportasi, hingga kesehatan secara serentak menguat dan menopang indeks.
Sejumlah saham mencatatkan lonjakan harga yang signifikan pada awal perdagangan. Saham AGRO tumbuh 24,72 persen menjadi Rp 224, sedangkan DEFI meroket 30 persen ke posisi Rp 117. Selain itu, WBSA menguat 25 persen menuju Rp 550 dan BIKE meningkat 24,55 persen menyentuh Rp 685.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan situasi perdagangan sebelumnya. IHSG kemarin mengalami penurunan sebesar 52,36 poin atau 0,68 persen, sehingga terlempar ke level 7.623 akibat aksi ambil untung investor.
Aktivitas perdagangan kemarin juga diwarnai oleh aksi jual bersih oleh investor asing dengan nilai total mencapai Rp 1,16 triliun. Penjualan terbesar menyasar saham BBRI dengan nilai Rp 706,57 miliar dan saham BBCA yang menyentuh Rp 263,83 miar.
Koreksi indeks pada hari sebelumnya didorong oleh pelemahan sektor infrastruktur sebesar 1,33 persen serta sektor kesehatan yang merosot 2,81 persen. Sektor konsumer primer juga melemah 1 persen, disusul material dasar 0,44 persen, dan energi 0,27 persen, meski sektor transportasi, industri, konsumer non-primer, dan properti tetap melaju positif.
Di tengah tekanan koreksi kemarin, beberapa saham tetap berhasil melesat hingga mengenai batas auto reject atas (ARA). Saham DEFI melambung dua kali, masing-masing tercatat naik 34,33 persen dan 34,22 persen ke harga Rp 90, sementara SDMU meningkat 34,88 persen menjadi Rp 116, dan PSDN melesat 34,13 persen ke posisi Rp 224.
Lonjakan hingga ARA juga dialami oleh WBSA yang merupakan emiten baru sejak pekan lalu dengan kenaikan 25 persen menjadi Rp 440. Saham RONY menyusul dengan penguatan 24,92 persen ke Rp 1.955, ASLI naik 24,56 persen menjadi Rp 426, BIKE menguat 24,43 persen ke Rp 550, dan MLPT terkerek 20 persen menuju Rp 24.300.