Huawei Pura X Max Jadi Ponsel Lipat Paling Laris di China, Intip Spek Terbaru 2026

Huawei Pura X Max Jadi Ponsel Lipat Paling Laris di China, Intip Spek Terbaru 2026
Foto: Huawei Pura X Max Jadi Ponsel Lipat Paling Laris di China, Intip Spek Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)

Huawei kembali mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar teknologi di China melalui peluncuran Huawei Pura X Max. Ponsel lipat dengan desain bukaan lebar ini mencatatkan angka penjualan yang sangat mengesankan hanya dalam lima minggu pertama sejak resmi dirilis.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Counterpoint Research, performa komersial perangkat ini telah melampaui berbagai seri foldable Huawei sebelumnya. Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa strategi Huawei dalam menghadirkan inovasi layar lebar diterima dengan sangat baik oleh konsumen domestik.

Dominasi Penjualan Pura X Max di Pasar Domestik

Laporan terbaru dari Foldable Market Tracker dan China Weekly Sales Tracker milik Counterpoint Research menunjukkan pertumbuhan yang signifikan secara kumulatif. Pura X Max berhasil mencetak angka penjualan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan para pendahulunya di pasar ponsel lipat.

Jika dibandingkan dengan Huawei Mate X7, penjualan perangkat ini tercatat 29% lebih besar. Peningkatan yang lebih tajam terlihat saat disandingkan dengan model Pura X awal yang selisihnya mencapai 49%.

Berikut adalah perbandingan performa penjualan Huawei Pura X Max terhadap beberapa model lainnya :

Model Perangkat Kenaikan Penjualan Kumulatif
Huawei Mate X7 Lebih tinggi 29%
Huawei Pura X Lebih tinggi 49%
Huawei nova Flip S Lebih tinggi 296%

Data di atas menunjukkan lonjakan drastis terutama jika dibandingkan dengan seri nova Flip S yang mencapai angka hampir 300%. Pencapaian ini menegaskan bahwa segmen pasar ponsel lipat lebar memiliki peminat yang sangat luas di China.

Inovasi Desain dan Pengalaman Pengguna

Keberhasilan Pura X Max dianggap sebagai pencapaian krusial bagi industri ponsel lipat yang belakangan ini cenderung stagnan. Sebelumnya, banyak produsen hanya fokus pada upaya membuat perangkat lebih tipis, lebih ringan, atau sekadar memperbaiki mekanisme engsel.

Huawei mengambil langkah berani dengan menghadirkan Pura X Max pada akhir April 2026 sebagai evolusi dari konsep layar lebar. Perangkat ini tidak hanya sekadar bisa dilipat, tetapi menawarkan dimensi layar yang memberikan fungsionalitas baru bagi penggunanya.

Pura X Max dilengkapi dengan layar eksternal yang cukup luas, yakni berukuran 5,4 inci untuk penggunaan cepat. Sementara itu, saat perangkat dibuka sepenuhnya, pengguna akan disuguhkan layar utama berukuran 7,7 inci yang sangat lapang.

Kombinasi ukuran layar ini memberikan area visual yang jauh lebih besar daripada ponsel lipat tipe buku konvensional yang ada di pasaran saat ini. Ketika dalam mode terbuka, perangkat ini bertransformasi menjadi sebuah tablet kompak namun tetap praktis dibawa ke mana saja.

Strategi Perluasan Portofolio Huawei

Selama dua tahun terakhir, Huawei memang terlihat sangat agresif dalam memperluas jajaran produk perangkat lipat mereka. Perusahaan ini sudah memiliki berbagai variasi mulai dari model clamshell, tipe buku, hingga inovasi tri-fold atau lipat tiga.

Lini Pura X awalnya diperkenalkan untuk memberikan edukasi pasar mengenai format layar lipat yang lebih lebar kepada konsumen di China. Sementara itu, seri Mate X7 bertugas untuk memperkuat dominasi Huawei pada segmen ponsel lipat kelas premium yang eksklusif.

Huawei Pura X Max hadir sebagai titik temu dari kedua pendekatan strategis tersebut. Produk ini menggabungkan desain flagship yang mewah dengan orientasi layar horizontal yang memberikan sudut pandang lebih luas bagi pengguna.

Langkah ini terbukti efektif dalam menarik minat konsumen yang menginginkan perangkat kerja sekaligus hiburan dalam satu genggaman. Orientasi layar yang lebih lebar menjadi nilai jual utama yang membedakannya dari kompetitor di kelas yang sama.

Pergeseran Tren ke Layar yang Lebih Luas

Liz Lee, selaku Associate Director di Counterpoint Research, memberikan pandangannya terkait kesuksesan awal yang diraih oleh Pura X Max. Menurutnya, pencapaian ini membuktikan bahwa ponsel lipat layar lebar bukan sekadar eksperimen desain yang lewat begitu saja.

Data penjualan awal menunjukkan bahwa konsumen mulai menyadari adanya manfaat praktis dari penggunaan layar utama yang lebih luas. Hal ini terutama dirasakan pada aktivitas yang membutuhkan visualisasi besar seperti menonton video atau membaca dokumen digital.

Beberapa aktivitas yang menjadi lebih produktif dengan layar lebar Pura X Max antara lain :

  • Menikmati konten video dan multimedia dengan pengalaman yang lebih sinematik.
  • Membaca artikel, buku digital, atau laporan panjang dengan lebih nyaman tanpa banyak melakukan scroll.
  • Melakukan pekerjaan kreatif berbasis kecerdasan buatan (AI) yang membutuhkan detail visual tinggi.
  • Menjalankan fitur multitasking dengan membuka beberapa aplikasi secara bersamaan di satu layar.

Lee juga menekankan bahwa arah persaingan pasar ponsel lipat di masa depan akan mengalami pergeseran fokus yang cukup besar. Persaingan tidak lagi hanya soal kemudahan perangkat untuk dilipat atau diringkas menjadi ukuran kecil.

Fokus utama kini beralih pada seberapa besar nilai tambah dan kegunaan nyata yang bisa diberikan oleh layar besar tersebut dalam rutinitas harian. Dengan harga yang dipatok sekitar Rp27 jutaan, Huawei tampaknya sudah sangat siap untuk bersaing dengan merek global lainnya di pasar China.

Upaya Huawei ini juga dilihat sebagai tantangan langsung bagi dominasi produk kelas atas lainnya seperti varian iPhone Ultra. Dengan terus berinovasi pada teknologi layar dan kemandirian chip, Huawei semakin memperkuat kedaulatan teknologinya di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi