Hasil Asesmen Nasional 2026 Diumumkan Oktober, Bareng Skor PISA Terbaru

Hasil Asesmen Nasional 2026 Diumumkan Oktober, Bareng Skor PISA Terbaru
Foto: Hasil Asesmen Nasional 2026 Diumumkan Oktober, Bareng Skor PISA Terbaru. (Illustration by Pexels)

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah memberikan kepastian mengenai jadwal pengumuman hasil Asesmen Nasional (AN) 2026. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan AN kali ini memiliki skema yang baru dan terintegrasi.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin, menjelaskan bahwa hasil AN 2026 dijadwalkan meluncur secara resmi pada Oktober mendatang. Saat ini, seluruh data yang terkumpul masih dalam tahap pengolahan serta analisis mendalam oleh pihak kementerian.

Rencana jadwal pengumuman hasil evaluasi pendidikan nasional tersebut adalah sebagai berikut:

  • Hasil resmi Asesmen Nasional (AN) akan dirilis pada Oktober 2026.
  • Skor Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 diprediksi terbit pada akhir tahun 2026.
  • Hasil TKA jenjang SD dan SMP sudah lebih dulu diumumkan pada Selasa, 26 Mei 2026.

Toni menambahkan bahwa jadwal pengumuman AN sengaja dirancang agar waktunya berdekatan atau beriringan dengan rilis hasil PISA. Sinkronisasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kualitas pendidikan di Indonesia.

Integrasi AN dengan Tes Kemampuan Akademik

Pada tahun 2026, Kemendikdasmen melakukan terobosan dengan mengintegrasikan AN ke dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA). Langkah ini diambil untuk mengefisiensi beban ujian bagi para peserta didik di sekolah.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Kapusmendik), Rahmawati, menyebutkan bahwa integrasi ini memudahkan murid agar tidak perlu mengikuti ujian berkali-kali. Namun, ia menekankan bahwa cakupan responden AN jauh lebih luas dibandingkan sekadar tes akademik biasa.

Pihak-pihak yang terlibat sebagai responden dalam pelaksanaan Asesmen Nasional meliputi:

  • Peserta didik yang mengerjakan soal kemampuan akademik dan survei.
  • Tenaga pendidik atau guru yang mengisi Survei Lingkungan Belajar (Sulinjar).
  • Kepala sekolah yang juga diwajibkan mengisi instrumen evaluasi lingkungan belajar.

Hingga saat ini, data yang terkumpul baru mencakup aspek dari sisi murid saja. Proses pengumpulan data dari unsur guru dan kepala sekolah masih terus berjalan untuk melengkapi hasil evaluasi secara menyeluruh.

Proses Analisis yang Lebih Cermat

Memasuki tahun keenam pelaksanaannya, proses pengolahan data AN dilakukan dengan standar ketelitian yang sangat tinggi. Hal ini menyebabkan durasi pengolahan hasil menjadi cukup panjang sebelum akhirnya dipublikasikan.

Rahmawati menegaskan bahwa laporan hasil nanti tidak hanya menyajikan pencapaian tahun berjalan saja. Pemerintah juga akan memaparkan tren perkembangan kualitas pendidikan selama lima tahun terakhir secara komprehensif.

Dengan analisis yang mendalam, diharapkan hasil AN 2026 dapat menjadi potret nyata keberhasilan sistem pendidikan di tanah air. Publik pun diminta bersabar menunggu rilis resmi yang telah dijadwalkan pada bulan Oktober nanti.

Artikel terkait

Rekomendasi