Gunung Kelir yang berlokasi di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, kini menjadi destinasi yang mulai diminati oleh para pecinta alam. Kepopuleran tempat ini meningkat tajam setelah berbagai video yang menampilkan keindahan lautan awannya viral di berbagai platform media sosial.
Keindahan fenomena alam tersebut dapat dinikmati secara langsung dari kawasan puncak. Dilansir dari Detik Travel, hamparan awan yang menyerupai samudera putih terlihat sangat jelas, terutama saat dikunjungi pada momen pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB.
Hingga saat ini, kawasan Gunung Kelir Wonogiri belum dikelola secara resmi sebagai objek wisata komersial. Jalur yang tersedia menuju puncak merupakan akses yang biasa digunakan warga setempat untuk menuju kebun atau mencari rumput.
Kondisi pengelolaan yang masih swadaya ini memberikan keuntungan tersendiri bagi para pengunjung. Wisatawan tidak dikenakan biaya tiket masuk sama sekali atau gratis untuk bisa mendaki dan menikmati pemandangan di sana.
Selain tidak dipungut biaya masuk, jam operasional kawasan ini juga tidak dibatasi. Pengunjung memiliki kebebasan untuk datang kapan saja, namun waktu terbaik untuk tiba di puncak adalah sebelum matahari terbit guna menyaksikan lautan awan.
Ketentuan Parkir dan Kontribusi Pengunjung
Meskipun tiket masuk tidak diberlakukan, wisatawan yang membawa kendaraan tetap harus memikirkan lokasi parkir. Kendaraan biasanya dititipkan di halaman rumah-rumah warga yang berada di sekitar kaki gunung.
Wisatawan hanya perlu membayar biaya parkir kepada pemilik rumah sebagai bentuk jasa penitipan. Selain tarif parkir standar, pengunjung juga disarankan untuk memberikan uang seikhlasnya guna membantu menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal di sekitar Gunung Kelir.