DPRD Soroti Minimnya Publikasi Capaian Investasi Provinsi Banten

DPRD Soroti Minimnya Publikasi Capaian Investasi Provinsi Banten
Foto: Ilustrasi DPRD Soroti Minimnya Publikasi Capaian Investasi Provinsi Banten.

DPRD Provinsi Banten menilai capaian realisasi investasi daerah sepanjang tahun 2025 yang sukses menempati peringkat keempat nasional belum tersosialisasi secara maksimal kepada masyarakat luas pada Jumat (29/5/2026).

Kinerja impresif dalam pembangunan ekonomi tersebut berhasil membukukan angka Rp130,2 triliun berdasarkan data periode Januari-Desember 2025, seperti dilansir dari Media Indonesia. Perolehan tersebut melampaui target dari pemerintah pusat sebesar Rp119,5 triliun atau setara dengan 108,91 persen.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten, Pinan, menyatakan posisi strategis di urutan keempat nasional menjadi bukti tingginya kepercayaan investor. Kendati demikian, minimnya eksposur publik terhadap prestasi ekonomi itu sangat disayangkan oleh pihak legislatif.

"Investasi di Banten itu nomor empat terbesar secara nasional, mencapai Rp130 triliun. Tentunya kita berharap dengan investasi yang begitu besar dapat membuat Banten maju dan mengurangi pengangguran," ujar Pinan, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten.

Peran media dinilai sangat krusial oleh Pinan dalam mendukung iklim investasi di wilayahnya. Publikasi yang masif dipandang mampu membangun optimisme masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus mengabarkan potensi daerah.

Pihak legislatif kini membuka peluang kolaborasi dengan berbagai lini media, termasuk Media Group, sebagai langkah strategis memperkuat diseminasi informasi. Kerja sama ini diharapkan dapat menyebarluaskan program pembangunan dan capaian pemerintah daerah secara lebih luas.

"Ini salah satu strategi dari Provinsi Banten. Mudah-mudahan nanti bisa terjalin kerja sama yang baik antara DPRD Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi Banten dengan Metro TV," kata Pinan, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten.

Melalui penguatan citra daerah sebagai tujuan investasi utama, penyerapan tenaga kerja lokal diharapkan dapat berjalan lebih luas. DPRD Banten berharap dampak ekonomi yang dihasilkan tidak hanya dinikmati pelaku usaha, melainkan juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Artikel terkait

Rekomendasi