Dishub Tangsel Evaluasi PJU Usai Bocah Tewas Tersengat Listrik

Dishub Tangsel Evaluasi PJU Usai Bocah Tewas Tersengat Listrik
Foto: Ilustrasi Dishub Tangsel Evaluasi PJU Usai Bocah Tewas Tersengat Listrik.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan meminta masyarakat segera melaporkan temuan tiang penerangan jalan umum (PJU) yang bermasalah guna mencegah kecelakaan fatal. Imbauan ini dikeluarkan setelah seorang anak laki-laki berinisial RD (13) meninggal dunia akibat tersengat arus listrik dari tiang PJU pada Rabu (6/5/2026).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat Sudrajat, menegaskan bahwa partisipasi aktif warga sangat krusial dalam membantu pengawasan kondisi infrastruktur di lapangan. Berdasarkan laporan tersebut, Dishub akan memprioritaskan penanganan pada aspek yang mengancam keselamatan publik.

"Jika melihat tiang PJU yang miring, kabel yang terkelupas atau lainnya, mohon segera melapor,ÔÇØ ujar Ayep Jajat Sudrajat, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan.

Menindaklanjuti insiden tersebut, petugas Dishub telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan memutus aliran listrik pada titik yang bersangkutan. Penyelidikan mendalam masih dilakukan untuk mengetahui pemicu kebocoran arus listrik, termasuk kemungkinan faktor cuaca atau kerusakan teknis pada kabel.

ÔÇ£Kami tengah melakukan pengecekan untuk mencari penyebab pasti terjadinya arus bocor pada tiang PJU tersebut,ÔÇØ kata Ayep Jajat Sudrajat.

Peristiwa tragis ini memicu pergeseran fokus kerja Dishub Tangsel dalam mengelola infrastruktur kota. Selain perbaikan segera, instansi tersebut berencana memperketat pengawasan rutin terhadap ribuan titik lampu jalan yang tersebar di wilayah Tangerang Selatan.

"Sebelumnya fokus kita adalah percepatan pembangunan PJU, maka fokus berikutnya pada pemeliharaan dan pengecekan berkala," kata Ayep Jajat Sudrajat.

Dilansir dari Megapolitan, kronologi kejadian bermula saat korban sedang bermain bersama rekan-rekannya di wilayah Kecamatan Cisauk. Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, menjelaskan bahwa korban tersengat listrik saat sedang mengejar layangan sekitar pukul 17.17 WIB.

"Korban saat itu sedang mengejar layangan dan berpegangan dengan tiang listrik penerangan dari dinas PU," ujar Dhady Arsya, Kapolsek Cisauk.

Seorang rekan korban bernama Ipan sempat berupaya memberikan pertolongan namun turut merasakan sengatan listrik. Setelah bantuan warga tiba, korban berhasil dievakuasi ke Puskesmas Keranggan, namun tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

"Berdasarkan keterangan dokter, korban dinyatakan meninggal dunia," kata Dhady Arsya.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan pihak kepolisian bersama PLN mengonfirmasi adanya tegangan listrik pada tiang tersebut. Penemuan sementara menunjukkan adanya kabel yang menempel langsung pada badan tiang lampu.

"Dari PLN mengecek benar ada tegangan listrik di tiang tersebut dikarenakan ada kabel yang menempel dengan tiang tersebut," kata Dhady Arsya.

Jenazah RD telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Kamis (7/5/2026) pagi. Pihak kepolisian memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian saat ini telah terkendali dan kondusif bagi warga sekitar.

Artikel terkait

Rekomendasi