CIMB Niaga Genjot Porsi CASA 2026 demi Tekan Biaya Dana, Strategi Terbaru yang Aman dan Efektif

CIMB Niaga Genjot Porsi CASA 2026 demi Tekan Biaya Dana, Strategi Terbaru yang Aman dan Efektif
Foto: CIMB Niaga Genjot Porsi CASA 2026 demi Tekan Biaya Dana, Strategi Terbaru yang Aman dan Efektif. (Illustration by Pexels)

PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memperkuat strategi pendanaan mereka di tengah dinamika ekonomi yang fluktuatif. Fokus utama perusahaan saat ini adalah meningkatkan porsi dana murah atau Current Account Savings Account (CASA).

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk adaptasi cepat terhadap kenaikan suku bunga acuan BI Rate. Bank Indonesia sebelumnya telah menaikkan suku bunga sebesar 50 bps menjadi 5,25% pada Mei 2026.

Upaya Mitigasi Biaya Dana

Peningkatan porsi CASA menjadi instrumen krusial bagi CIMB Niaga untuk memitigasi risiko kenaikan biaya dana (COF). Dengan dana murah yang dominan, bank dapat menjaga efisiensi di tengah tren bunga tinggi.

Berdasarkan data laporan keuangan per April 2026, CIMB Niaga mencatatkan rasio CASA yang sangat kuat. Porsi dana murah tersebut kini telah mencapai 74,02% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK).

Rincian komposisi dana yang dihimpun oleh CIMB Niaga per April 2026:

Kategori Dana Nilai (Rp)
Giro dan Tabungan (CASA) 192,34 miliar
Total Dana Pihak Ketiga (DPK) 259,86 miliar
Rasio CASA 74,02%

Data tersebut menunjukkan efektivitas strategi bank dalam menghimpun dana dari masyarakat secara efisien. Komposisi ini mencerminkan ketergantungan yang rendah terhadap simpanan berbiaya mahal.

Pertumbuhan Signifikan Dibanding Tahun Lalu

Pencapaian rasio CASA pada April 2026 ini menunjukkan lompatan yang cukup besar dibandingkan periode sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada April 2025, rasio dana murah perusahaan berada di angka 67,2%.

Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mempertahankan tren positif ini. Pihaknya berupaya menjaga posisi CASA agar tetap berada di level yang tinggi.

Lani juga memproyeksikan bahwa rasio CASA CIMB Niaga akan tetap stabil hingga penghujung tahun. Target yang ditetapkan perusahaan adalah menjaga angka tersebut di atas level 70% hingga akhir 2026.

Pertahanan porsi CASA ini sangat penting mengingat kondisi biaya dana yang mulai menantang. Kenaikan BI Rate diprediksi akan memberikan tekanan pada struktur pendanaan perbankan nasional.

“Dalam kurun waktu enam bulan terakhir, sebenarnya biaya dana kami sempat menunjukkan tren penurunan," ungkap Lani saat memberikan keterangan akhir pekan lalu.

Namun, ia menambahkan bahwa kenaikan BI Rate membuat upaya penurunan biaya dana lebih lanjut menjadi sulit. Bahkan, terdapat potensi kenaikan kembali pada COF dalam waktu dekat.

Sumber Pertumbuhan Dana Murah

Pihak manajemen CIMB Niaga telah mengidentifikasi beberapa sektor utama yang menjadi motor penggerak pertumbuhan CASA. Sumber pertumbuhan terbesar berasal dari segmen giro non-retail yang sangat stabil.

Dana ini mayoritas bersumber dari rekening operasional perusahaan serta layanan pengelolaan kas korporasi. Sektor korporasi memberikan kontribusi besar dalam menjaga likuiditas bank melalui dana murah.

Berikut adalah faktor utama pendukung pertumbuhan CASA di CIMB Niaga:

  • Rekening operasional korporasi untuk aktivitas bisnis harian.
  • Layanan pengelolaan kas (cash management) bagi nasabah institusi.
  • Program penggajian karyawan (payroll) untuk sektor retail.
  • Layanan wealth management yang menarik minat nasabah tajir.

Penjelasan di atas menggambarkan bahwa bank tidak hanya fokus pada satu segmen nasabah saja. Diversifikasi produk simpanan dilakukan mulai dari skala korporasi besar hingga individu.

Untuk produk tabungan, layanan payroll menjadi salah satu andalan untuk mengunci loyalitas nasabah retail. Selain itu, porsi dana dari sektor manajemen kekayaan juga terus menunjukkan tren peningkatan yang konsisten.

Dengan strategi yang komprehensif ini, CIMB Niaga optimistis dapat menghadapi tantangan bunga tinggi. Bank berupaya memastikan fundamental keuangan tetap sehat melalui pengelolaan struktur dana yang optimal.

Artikel terkait

Rekomendasi