Bursa Eropa Menguat Usai Trump Batalkan Kenaikan Tarif

Bursa Eropa Menguat Usai Trump Batalkan Kenaikan Tarif
Foto: Ilustrasi Bursa Eropa Menguat Usai Trump Batalkan Kenaikan Tarif.

Indeks pasar saham Eropa ditutup menguat signifikan pada Kamis (22/1/2026) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pembatalan rencana kenaikan tarif terhadap negara-negara Eropa. Sentimen positif ini dipicu oleh tercapainya kesepakatan kerangka kerja terkait Greenland antara Amerika Serikat dan NATO.

Indeks pan-Eropa Stoxx 600 mencatatkan kenaikan sebesar 1,1 persen dengan mayoritas sektor berada di zona hijau, dilansir dari Investortrust. Sektor otomotif memimpin penguatan dengan kenaikan 2,3 persen, sementara sektor kesehatan dan farmasi tumbuh 1,7 persen karena berkurangnya risiko hambatan ekspor ke pasar Amerika Serikat.

Presiden Donald Trump menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut mencakup kolaborasi pertahanan rudal dan akses sumber daya mineral. Namun, dalam wawancara dengan CNBC, ia mengakui bahwa rincian teknis dari kerangka kerja tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut.

"ini agak kompleks, tetapi kami akan menjelaskannya nanti." kata Trump, Presiden Amerika Serikat.

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen merespons positif perubahan sikap Amerika Serikat dan menyatakan kesiapan untuk berdialog mengenai sistem pertahanan Golden Dome. Meski demikian, ia memberikan catatan tegas mengenai batas-batas negosiasi yang menyangkut kedaulatan wilayahnya.

"Kami bisa bernegosiasi mengenai segala hal yang bersifat politik; keamanan, investasi, ekonomi. Namun kami tidak bisa bernegosiasi mengenai kedaulatan kami. Saya telah diberi tahu bahwa hal tersebut juga tidak menjadi bagian dari kasus ini," kata Frederiksen, Perdana Menteri Denmark.

Frederiksen menekankan bahwa Kerajaan Denmark berkomitmen pada dialog konstruktif demi keamanan kawasan Arktik. Hal ini disampaikan dengan syarat penghormatan penuh terhadap integritas wilayah Denmark tetap dijaga oleh para sekutu.

"Kerajaan Denmark ingin terus terlibat dalam dialog konstruktif dengan para sekutu mengenai bagaimana kita dapat memperkuat keamanan di Arktik, termasuk Golden Dome AS, selama hal tersebut dilakukan dengan menghormati integritas teritorial kami," tambah Frederiksen, Perdana Menteri Denmark.

Kanselir Jerman Friedrich Merz turut memberikan tanggapan di Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos dengan menyambut hangat pelonggaran kebijakan tarif tersebut. Ia mengimbau para pemimpin di kawasan Eropa untuk tetap menjaga soliditas hubungan transatlantik dengan Amerika Serikat.

Di tengah penguatan pasar saham, harga emas sebagai aset lindung nilai tetap melonjak 0,9 persen mendekati level rekor akibat ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi. Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat tercatat melemah 0,1 persen terhadap mata uang utama lainnya dalam beberapa pekan terakhir.

Artikel terkait

Rekomendasi