BRI Dukung Industri Perkayuan, QLola dan Pembiayaan Jadi Solusi di Indowood Expo 2026

BRI Dukung Industri Perkayuan, QLola dan Pembiayaan Jadi Solusi di Indowood Expo 2026
Foto: BRI Dukung Industri Perkayuan, QLola dan Pembiayaan Jadi Solusi di Indowood Expo 2026. (Illustration by Pexels)

Indonesia Forestry and Woodworking Machinery Expo (Indowood Expo) 2026 kembali menyapa para pelaku industri kayu dan furnitur tanah air. Ajang bergengsi ini berlangsung di Grand City Convex, Surabaya, Jawa Timur, mulai Kamis (4/6/2026) hingga Sabtu (6/6/2026).

Pameran dagang berskala besar ini menjadi wadah strategis bagi para pengusaha untuk mengeksplorasi teknologi terkini dan memperluas jaringan bisnis. Selain itu, Indowood Expo membuka peluang pasar baru yang lebih luas bagi perkembangan industri mebel nasional.

Sebagai kilas balik, penyelenggaraan Indowood Expo pada tahun 2025 telah diikuti oleh 100 peserta pameran dari 72 perusahaan yang berasal dari 11 negara berbeda. Tercatat sebanyak 3.349 pengunjung memadati area pameran, di mana mayoritas merupakan pelaku industri kreatif bidang mebel dan kerajinan.

Tahun ini, pameran kembali menghadirkan sederet inovasi dan terobosan teknologi mutakhir yang dapat meningkatkan efisiensi produksi. Pengunjung dapat melihat langsung kecanggihan mesin pemindai 3D, sistem pengeboran otomatis, hingga teknologi pelapisan cat modern yang sangat efisien.

Tidak hanya itu, Indowood Expo 2026 juga memamerkan sistem pencegahan kebakaran terbaru serta berbagai solusi otomasi industri lainnya. Kehadiran teknologi ini diharapkan mampu membantu pelaku usaha dalam menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kualitas produk akhir.

Selain pameran fisik, agenda ini turut dimeriahkan dengan berbagai seminar dan diskusi mendalam mengenai dinamika industri perkayuan. Topik yang dibahas mencakup perkembangan teknologi produksi, tren desain terkini, hingga teknik penyelesaian (finishing) mebel agar lebih kompetitif.

Partisipasi para pemain industri dari mancanegara menciptakan atmosfer kolaborasi yang sangat baik bagi pengusaha lokal. Momen ini menjadi kesempatan emas untuk melakukan transfer teknologi serta menarik investasi asing guna mendorong produk lokal menembus pasar global.

Program Pembiayaan BRI di Indowood Expo 2026

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI turut ambil bagian dalam mendukung kemajuan industri ini melalui penyediaan akses permodalan. Para pelaku industri yang hadir di Indowood Expo 2026 dapat memanfaatkan Kredit Industri Padat Karya (KIPK) secara langsung.

Fasilitas Kredit Program Pemerintah ini menawarkan suku bunga yang sangat kompetitif, yakni sebesar 6 persen efektif per tahun. Melalui pembiayaan ini, pengusaha dapat melakukan revitalisasi pada mesin dan peralatan produksi mereka agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

Menariknya, para pengunjung pameran bisa langsung melakukan pembelian mesin atau alat industri yang dipajang di lokasi pameran dengan skema pembiayaan ini. Langkah ini dipandang efektif untuk meningkatkan produktivitas serta menjaga daya saing produk di pasar internasional.

Selain manfaat komersial, peningkatan kapasitas produksi melalui pembiayaan BRI ini juga diharapkan mampu memperluas ketersediaan lapangan kerja. Hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk terus memperkuat sektor industri padat karya di seluruh wilayah Indonesia.

Berikut adalah kriteria dan dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan KIPK sesuai regulasi pemerintah:

  • Memiliki usaha produktif yang dinilai layak untuk mendapatkan pembiayaan.
  • Wajib menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang masih aktif.
  • Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas operasional usaha.
  • Tercatat sebagai peserta aktif dalam program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.
  • Telah menjalankan operasional usaha di sektor industri padat karya selama minimal 2 tahun.
  • Memiliki jumlah tenaga kerja rata-rata sekurangnya 50 orang dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.
  • Lolos penilaian kelayakan perbankan, termasuk pemeriksaan melalui BI checking atau bank checking.
  • Tidak sedang menerima fasilitas kredit dari program pemerintah lainnya pada saat yang bersamaan.

Persyaratan di atas merujuk pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 4 Tahun 2025 yang mengatur skema kredit program bagi sektor industri. Seluruh calon debitur wajib memastikan kelengkapan dokumen tersebut sebelum mengajukan permohonan melalui booth BRI.

Terdapat pula persyaratan tambahan bagi calon debitur berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 34 Tahun 2025:

Kategori Persyaratan Detail Ketentuan
Perizinan Berusaha Telah memenuhi seluruh komitmen perizinan yang diwajibkan.
Sistem Informasi Industri Memiliki akun resmi dan telah menyampaikan data melalui portal SIINas.
Kepatuhan Pajak Telah memenuhi kewajiban perpajakan setidaknya untuk satu tahun pajak terakhir.
Verifikasi Bank Seluruh data dan dokumen akan divalidasi secara ketat oleh tim BRI.

Pihak BRI menegaskan bahwa seluruh proses administrasi akan dilakukan secara transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pelaku usaha diimbau untuk mengunjungi booth resmi BRI selama pameran berlangsung untuk berkonsultasi mengenai detail skema pembiayaan ini.

Solusi Digital QLola by BRI untuk Kelancaran Bisnis

Selain fokus pada dukungan permodalan, BRI juga memperkenalkan solusi digital unggulannya, yaitu QLola by BRI. Layanan ini dirancang untuk menjawab tantangan dunia bisnis yang saat ini menuntut kecepatan serta efisiensi dalam pengelolaan keuangan.

Platform digital terintegrasi ini memungkinkan nasabah korporasi maupun pelaku bisnis untuk memantau seluruh aktivitas perbankan dalam satu ekosistem saja. Dengan sistem satu kali masuk (single sign-on), pengusaha dapat mengontrol arus kas perusahaan dengan lebih mudah.

QLola by BRI menyediakan berbagai fitur canggih yang mendukung operasional harian perusahaan agar lebih praktis. Layanan yang tersedia meliputi dasbor keuangan, transfer dana secara massal, hingga manajemen penggajian karyawan (payroll) secara otomatis.

Tak hanya itu, pengguna juga bisa menikmati fasilitas pembayaran tagihan, layanan virtual account, serta manajemen likuiditas perusahaan. Fitur pendukung perdagangan seperti Trade Finance, Bank Garansi, dan Supply Chain Management juga tersedia lengkap di dalamnya.

Bagi pengusaha yang tertarik menggunakan layanan QLola by BRI, terdapat beberapa ketentuan dasar yang harus dipenuhi:

  • Memiliki rekening bisnis di BRI, baik dalam bentuk BritAma Bisnis maupun Giro BRI.
  • Nasabah juga dapat menggunakan produk Simpedes Usaha sebagai basis rekening operasional.
  • Melakukan pendaftaran dan aktivasi layanan melalui unit kerja BRI atau selama pameran berlangsung.

Pengunjung pameran dapat mencoba langsung demo fitur QLola by BRI dengan panduan dari staf ahli di lokasi acara. Kehadiran platform ini diharapkan dapat membantu manajemen perusahaan dalam mengambil keputusan finansial yang lebih tepat dan akurat.

Sinergi antara program KIPK dan platform QLola by BRI di Indowood Expo 2026 merupakan bukti komitmen bank dalam mendukung ekosistem industri kayu. BRI optimis bahwa integrasi antara modal usaha dan teknologi digital akan menjadi kunci sukses bagi pelaku usaha nasional.

Bagi masyarakat atau pelaku industri yang membutuhkan informasi lebih mendalam mengenai layanan BRI selama pameran, akses dapat dilakukan melalui situs resmi. Informasi lengkap terkait program dan lokasi booth BRI tersedia melalui tautan bbri.id/indowoodexpo.

Artikel terkait

Rekomendasi