Seorang bocah laki-laki berinisial RD (13) meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik dari tiang lampu penerangan jalan umum di Kampung Koceak, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan pada Rabu (6/5/2026) sore.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 17.17 WIB saat korban tengah mengejar layangan bersama rekan-rekannya di sekitar lokasi kejadian, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya mengonfirmasi bahwa insiden bermula ketika korban secara tidak sengaja memegang tiang listrik milik dinas terkait saat sedang berlari.
ÔÇ£Korban saat itu sedang mengejar layangan dan berpegangan dengan tiang listrik penerangan dari dinas PU,ÔÇØ ujar Dhady, Kapolsek Cisauk.
Upaya penyelamatan sempat dilakukan oleh teman korban bernama Ipan yang berada di lokasi, namun ia juga sempat tersengat listrik saat menyentuh tubuh RD. Ipan kemudian bergegas mencari bantuan dari orang tua dan warga sekitar untuk mengevakuasi korban yang masih menempel di tiang tersebut.
"IPAN meminta tolong kepada orangtuanya yaitu Saudari MIMIH dan benar korban tersetrum, dan saat itu korban menempel dengan tiang listrik lampu penerangan," kata Dhady.
Warga yang berkumpul di lokasi akhirnya berhasil melepaskan tubuh RD dan segera membawanya ke Puskesmas Keranggan guna mendapatkan penanganan medis. Namun, pihak medis menyatakan nyawa remaja tersebut tidak dapat diselamatkan.
ÔÇ£Berdasarkan keterangan dokter, korban dinyatakan meninggal dunia,ÔÇØ kata Dhady.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi guna mendalami penyebab kebocoran arus listrik. Pemeriksaan teknis juga melibatkan petugas PLN untuk mematikan dan mengecek kondisi kabel pada fasilitas penerangan jalan tersebut.
ÔÇ£Dari PLN mengecek benar ada tegangan listrik di tiang tersebut dikarenakan ada kabel yang menempel dengan tiang tersebut,ÔÇØ kata Dhady.
Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menyatakan keprihatinan mendalam dan memberikan pendampingan kepada keluarga yang berduka.
ÔÇ£Pertama-tama kami atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengucapkan turut berduka cita, khususnya kepada keluarga yang ditinggalkan,ÔÇØ ujar Pilar, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.
Pilar menegaskan bahwa kejadian ini menjadi catatan serius bagi jajaran pemerintah kota untuk mengevaluasi keamanan infrastruktur publik di seluruh wilayah. Ia telah memberikan instruksi khusus kepada Dinas Perhubungan untuk melakukan pemeriksaan teknis secara berkala.
ÔÇ£Saya juga menyampaikan kepada Dishub untuk terus memperhatikan terkait teknis, hal-hal jangan sampai misalkan ada anak kecil yang naik dan lain sebagainya, supaya aspek keselamatan lebih ditingkatkan lagi,ÔÇØ kata Pilar.
Meskipun tiang penerangan jalan bukan diperuntukkan sebagai sarana untuk dipanjat atau dipegang sembarangan, pemerintah tetap akan memperketat standar pengamanan. Langkah mitigasi ini diharapkan dapat mencegah insiden serupa terjadi pada warga lainnya di masa mendatang.
ÔÇ£Ini antisipasi ke depan menjadi evaluasi penting. Aspek keselamatan tetap itu yang harus diutamakan,ÔÇØ ucap Pilar.