Empat astronaut misi Artemis II, yakni Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen, berhasil menyelesaikan perjalanan bersejarah mengelilingi Bulan selama 10 hari yang berakhir pada April 2026. Keberhasilan ini menandai penerbangan berawak pertama ke orbit Bulan dalam kurun waktu lebih dari 50 tahun terakhir.
Dilansir dari Detik iNET, para kru menempuh jarak lebih dari 380.000 kilometer dari Bumi menggunakan pesawat luar angkasa Orion. Misi ini bertujuan untuk menguji kesiapan teknis dan dampak psikologis sebelum NASA mendaratkan kembali manusia di permukaan satelit alami Bumi tersebut.
Pilot misi Artemis II, Victor Glover, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas pengalaman spiritual yang ia rasakan selama berada di luar angkasa. Glover mencetak sejarah sebagai orang kulit berwarna pertama yang melakukan perjalanan ke wilayah orbit Bulan.
"Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan secara publik. Karena rasa syukur dari melihat apa yang kami lihat, melakukan apa yang kami lakukan, dan bersama orang-orang yang bersama saya, itu terlalu besar untuk dirasakan dalam satu tubuh," kata Victor Glover, Pilot Artemis II.
Glover juga mengakui bahwa dirinya masih membutuhkan waktu untuk memproses pencapaian teknis dan emosional yang diraih timnya. Ia menyatakan bahwa perjalanan tersebut bukan sekadar tantangan teknis, melainkan pengalaman yang mengubah sudut pandang pribadinya.
Mission Specialist Christina Koch memberikan gambaran visual mengenai kondisi Bumi yang terlihat dari jendela pesawat. Ia menganalogikan planet manusia sebagai sebuah sekoci yang rapuh di tengah hamparan kegelapan semesta yang luas.
Commander Reid Wiseman menjelaskan bahwa pengalaman ini membangun ikatan batin yang sangat kuat di antara para kru. Wiseman mencatat bahwa tidak ada orang lain yang benar-benar bisa memahami intensitas pengalaman yang mereka lalui selama misi tersebut.
Sementara itu, Jeremy Hansen dari Canadian Space Agency (CSA) menyoroti pentingnya komitmen tim dalam menghadapi tantangan selama 10 hari di luar angkasa. Hansen menjadi warga Kanada pertama yang berpartisipasi dalam misi penerbangan menuju Bulan.
Misi Artemis II merupakan fondasi utama bagi NASA untuk membangun kehadiran manusia secara berkelanjutan di Bulan. Keberhasilan uji coba berawak ini direncanakan menjadi batu loncatan bagi badan antariksa Amerika Serikat tersebut untuk mempersiapkan misi berawak menuju Mars di masa depan.