ZTE bersama XLSMART meresmikan pusat kolaborasi teknologi bertajuk Innovation Center di The East Building, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 30 April 2026. Fasilitas ini ditujukan untuk mengembangkan serta menguji solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan 5G-Advanced guna mendukung kebutuhan industri nasional Indonesia.
Pembangunan pusat inovasi ini menjadi langkah strategis bagi kedua perusahaan dalam mempercepat transformasi digital dan efisiensi jaringan lintas sektor. Dilansir dari Suara, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing ekonomi digital Indonesia di kawasan Asia Tenggara melalui eksplorasi model bisnis baru.
Director & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, menjelaskan bahwa fasilitas ini berfungsi sebagai penggerak ekosistem digital yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur telekomunikasi. Perusahaan menargetkan adanya nilai tambah yang terukur bagi sektor industri melalui pemanfaatan teknologi terkini.
"Innovation Center ini merupakan langkah strategis dalam perjalanan kami sebagai enabler ekosistem digital," ujar Shurish Subbramaniam, Director & Chief Technology Officer XLSMART.
Ia menekankan bahwa kerja sama dengan ZTE merupakan upaya nyata untuk membuka peluang pertumbuhan baru melalui adopsi teknologi generasi lanjut. Hal ini dipandang krusial untuk menjaga posisi Indonesia dalam persaingan digital global.
"Melalui kolaborasi dengan ZTE, kami ingin mendukung percepatan adopsi 5G-Advanced dan AI untuk membuka peluang pertumbuhan baru serta memperkuat daya saing digital Indonesia di kawasan," lanjut Shurish Subbramaniam, Director & Chief Technology Officer XLSMART.
Fasilitas ini dirancang sebagai platform terbuka yang melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah, akademisi, hingga mitra industri. Beberapa fokus utama riset di tempat ini mencakup optimasi jaringan berbasis AI serta infrastruktur digital yang lebih hemat energi.
Senior Vice President ZTE, James Zhang, menilai peluncuran pusat inovasi di Jakarta ini sebagai pencapaian penting bagi kemitraan jangka panjang kedua perusahaan. Ia menyoroti peran vital Indonesia dalam peta transformasi digital di Asia Tenggara.
"Sebagai salah satu negara yang berperan penting dalam transformasi digital di kawasan ASEAN, peluncuran Innovation Center bersama ZTE dan XLSMART di Jakarta menjadi tonggak baru dalam kemitraan jangka panjang kami untuk mendorong adopsi teknologi," kata James Zhang, Senior Vice President ZTE.
James menambahkan bahwa sinergi antara teknologi global dan pemahaman pasar lokal akan menghasilkan solusi yang lebih cerdas. Infrastruktur yang dikembangkan nantinya diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat luas.
"Dengan menggabungkan keahlian inovasi global ZTE dan pemahaman mendalam terhadap pasar lokal, kami berharap dapat mendukung pengembangan infrastruktur digital yang lebih efisien, cerdas, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia," tambah James Zhang, Senior Vice President ZTE.
Sementara itu, President Director ZTE Indonesia, Richard Liang, menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan platform yang mendukung percepatan teknologi nasional. Pusat inovasi ini dianggap sebagai awal baru bagi penguatan kerja sama strategis dengan XLSMART.
"Melalui Innovation Center bersama ini, ZTE berkomitmen menghadirkan platform yang mendukung adopsi teknologi," ujar Richard Liang, President Director ZTE Indonesia.
Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria serta Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong. Kehadiran para pejabat tinggi ini menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam membangun kesiapan Indonesia menuju era jaringan 5G generasi lanjut.