Kawasan wisata Air Terjun Cunca Wulang di Hutan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) memakan korban jiwa. Dua orang turis mancanegara asal Austria dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh ketika menyeberangi jembatan gantung di area tersebut.
Peristiwa naas ini dikonfirmasi oleh Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman. Seperti dilansir dari Media Indonesia, insiden maut tersebut berlangsung pada hari Minggu (24/5) sekitar pukul 11.30 Wita.
"Kedua korban terjatuh saat melintasi jembatan gantung sekitar pukul 11.30 Wita," kata Fathur Rahman.
Dua pelancong asing yang menjadi korban diketahui bernama Jurgen yang berusia 55 tahun, serta Astrid yang berumur 56 tahun. Tim SAR gabungan telah mengevakuasi jenazah kedua korban menuju rumah sakit yang berada di Labuan Bajo.
Jembatan gantung yang menjadi lokasi kecelakaan ini diperkirakan mempunyai panjang antara 50 hingga 60 meter. Infrastruktur penyeberangan tersebut membentang pada ketinggian sekitar 20 meter di atas permukaan sungai yang dipenuhi bebatuan menuju arah air terjun.
Fathur Rahman menjelaskan bahwa sepasang warga negara asing itu sudah dalam keadaan tidak bernyawa ketika ditemukan oleh petugas. Proses evakuasi digerakkan oleh Tim SAR gabungan untuk membawa korban ke Rumah Sakit Komodo.
Berdasarkan data yang terhimpun, kecelakaan fatal di objek wisata yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Labuan Bajo ini bukan pertama kalinya terjadi. Area air terjun ini tercatat telah beberapa kali menjadi lokasi musibah yang merenggut nyawa pengunjung.
Pada April 2016, insiden tragis menimpa dua wisatawan berkebangsaan Malaysia bernama Mohamad Azfar bin Tahir (24) dan Mohamad Ezzaq Azraf bin Azumi (24). Kedua warga asing tersebut tewas tenggelam bersama seorang pemandu wisata lokal bernama Wenseslaus Hendro Akung (39).
Kecelakaan air kembali berulang pada April 2022 di lokasi yang sama. Seorang wisatawan domestik asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat bernama Heri Susanto dilaporkan hilang di sekitar aliran air terjun tersebut.