Masyarakat Perumahan Puri Cendana di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, melakukan perbaikan jalan rusak secara mandiri pada Selasa (5/5/2026) setelah bertahun-tahun tidak mendapat penanganan menyeluruh dari pihak terkait. Perbaikan ini diinisiasi oleh kelompok pemuda setempat akibat kondisi infrastruktur yang kian memburuk.
Kondisi jalan di wilayah tersebut dilaporkan telah mengalami kerusakan selama enam hingga tujuh tahun terakhir. Kerusakan yang dibiarkan lama tersebut mulai mengganggu mobilitas harian dan membahayakan keselamatan warga yang melintas di kawasan tersebut sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Perwakilan pemuda Puri Cendana, Fiky Rio Utama, menjelaskan bahwa lubang-lubang besar di jalan sangat menyulitkan warga, terutama kelompok yang rentan mengalami kecelakaan saat melintasi jalur tersebut.
ÔÇ£Kalau ngomongin seberapa parah, ya parah banget. Mungkin bisa dibilang menyulitkan dan menyusahkan warga, terutama ibu hamil dan juga anak-anak sekolah,ÔÇØ ujar Fiky Rio Utama, Perwakilan muda-mudi Puri Cendana.
Genangan air yang muncul di lubang-lubang jalan saat hujan memperparah keadaan. Hal ini membuat akses utama perumahan tidak lagi terlihat seperti jalan lingkungan yang layak bagi kendaraan maupun pejalan kaki.
ÔÇ£Jalanannya udah bukan berlubang lagi, tapi seperti kolam lele,ÔÇØ kata Fiky Rio Utama, Perwakilan muda-mudi Puri Cendana.
Pihak warga sebenarnya telah menempuh jalur formal dengan mengajukan permohonan perbaikan berkali-kali. Namun, kendala status pengembang sempat menghambat proses sebelum akhirnya kewenangan pengelolaan diserahkan kepada pemerintah daerah pada akhir 2025.
ÔÇ£Jadi alasan tergeraknya ya karena resah dan enggak pernah ada solusi,ÔÇØ ujar Fiky Rio Utama, Perwakilan muda-mudi Puri Cendana.
Gerakan swadaya ini dikoordinasikan oleh sekitar 30 pengurus pemuda yang melibatkan 200 anggota dari tujuh RW. Mereka merasa memiliki tanggung jawab moral untuk membenahi lingkungan tempat tinggal mereka demi masa depan yang lebih baik.
ÔÇ£Kami anak muda itu punya tanggung jawab. Karena ke depannya yang akan melanjutkan perjuangan para orang tua dan RT-RW di sini,ÔÇØ tutur Fiky Rio Utama, Perwakilan muda-mudi Puri Cendana.
Inisiatif ini telah melalui dua fase pengerjaan besar. Tahap pertama berlangsung pada November 2025 dengan fokus pada pengecoran jalan sepanjang 100 meter yang memiliki lebar 7 meter.
ÔÇ£Kalau tahap pertama itu dalam waktu dua minggu sudah terkumpul sekitar Rp170 sampai Rp180 jutaan, karena kondisinya memang butuh cepat,ÔÇØ ujar Fiky Rio Utama, Perwakilan muda-mudi Puri Cendana.
Memasuki tahap kedua pada Mei 2026, antusiasme warga tetap tinggi meskipun anggaran yang dibutuhkan jauh lebih besar. Dana yang terkumpul mencapai Rp330.953.000 untuk mengecor jalan sepanjang 150 meter dengan ketebalan 15 sentimeter.
Penggalangan dana tahap kedua ini membutuhkan waktu lima bulan karena kompleksitas teknis dan pengaturan arus lalu lintas di lokasi proyek. Panitia memastikan bahwa iuran bersifat sukarela dan tetap memperhatikan kemampuan ekonomi setiap warga.
ÔÇ£Jadi agak tricky karena kami juga memikirkan lalu lintasnya,ÔÇØ kata Fiky Rio Utama, Perwakilan muda-mudi Puri Cendana.
Meskipun total jalan rusak mencapai 1 kilometer, warga melihat aksi ini lebih dari sekadar perbaikan fisik. Kolektif dana dari setiap RT kemudian disatukan di tingkat RW untuk dikelola oleh panitia pelaksana dari unsur pemuda.
ÔÇ£Tujuan utamanya bukan sekadar pengecoran, tapi menumbuhkan kembali rasa gotong royong warga,ÔÇØ kata Fiky Rio Utama, Perwakilan muda-mudi Puri Cendana.
Warga menegaskan bahwa aksi mandiri ini tidak menghapus kewajiban pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas umum. Mereka tetap menuntut perhatian resmi terhadap sisa jalan rusak lainnya sebagai hak masyarakat pembayar pajak.
ÔÇ£Bagaimana pun kami sebagai warga yang bayar pajak punya hak untuk mengawal kewajiban pemerintah membantu fasilitas umum di lingkungan,ÔÇØ ujar Fiky Rio Utama, Perwakilan muda-mudi Puri Cendana.
Setelah urusan jalan tertangani sebagian, komunitas warga berencana beralih ke persoalan lingkungan lainnya secara bertahap. Hal ini mencakup pembenahan drainase dan pengelolaan sampah di area perumahan.
ÔÇ£Masalah di lingkungan kami bukan cuma jalan. Jadi satu per satu kami selesaikan sesuai prioritas,ÔÇØ katanya Fiky Rio Utama, Perwakilan muda-mudi Puri Cendana.