Wali Kota Bekasi Hentikan Empat Proyek Galian Kabel Ilegal

Wali Kota Bekasi Hentikan Empat Proyek Galian Kabel Ilegal
Foto: Ilustrasi Wali Kota Bekasi Hentikan Empat Proyek Galian Kabel Ilegal.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghentikan paksa aktivitas galian kabel optik yang tidak berizin di Jalan Jatimakmur dan Jalan Wibawa Mukti pada Minggu (3/5/2026). Dilansir dari Megapolitan, tindakan tegas tersebut diambil karena proyek ilegal itu memicu kemacetan parah di sejumlah persimpangan jalan utama.

Penyetopan pekerjaan di lapangan dilakukan setelah adanya temuan empat titik galian yang merusak fasilitas publik tanpa prosedur resmi. Tri Adhianto menjelaskan bahwa gangguan terhadap kenyamanan warga menjadi alasan utama dilakukannya inspeksi mendadak tersebut.

ÔÇ£Dalam satu hari saya berhentikan empat titik. Ini jadi salah satu penyebab kemacetan, terutama di persimpangan,ÔÇØ ujar Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi.

Laporan dari masyarakat yang merasa terganggu menjadi dasar utama Pemerintah Kota Bekasi dalam melakukan penelusuran terhadap proyek-proyek kabel optik bermasalah. Warga mengeluhkan kondisi jalan yang baru diperbaiki namun kembali rusak akibat galian.

ÔÇ£Masyarakat sekarang lebih aktif memberikan informasi. Mereka bilang, ÔÇÿPak di sini masih ada galian, bikin macet, baru jalan dibangun sudah dirusak lagiÔÇÖ,ÔÇØ kata Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi.

Pelaksanaan proyek galian pada hari libur dinilai semakin memperburuk kepadatan lalu lintas di wilayah yang memiliki mobilitas tinggi. Setiap pengembang diwajibkan memiliki izin resmi dan bertanggung jawab atas pemulihan kondisi jalan setelah pengerjaan selesai.

ÔÇ£Ini tidak bisa dibiarkan. Kami akan tindak tegas demi menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat,ÔÇØ tegas Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi.

Selain penertiban galian, pemerintah daerah juga sedang mempercepat perbaikan jalan dan pembenahan drainase di Jalan Raya Pekayon. Langkah ini merupakan respons terhadap aduan masyarakat mengenai genangan air dan kerusakan jalan di depan kawasan Grand Galaxy City.

ÔÇ£Perbaikan ini bentuk komitmen kami merespons cepat aduan warga. Jalan yang baik dan bebas genangan tentu memberi kenyamanan,ÔÇØ ujarnya Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi.

Tri Adhianto menekankan bahwa pembangunan infrastruktur di masa mendatang akan mengintegrasikan sistem drainase yang lebih baik guna mencegah banjir berulang. Fokus pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh pembangunan memiliki dampak jangka panjang bagi warga.

Evaluasi juga dilakukan terhadap sejumlah bangunan, tembok pagar, dan tanggul besar di wilayah tersebut yang diduga didirikan tanpa izin resmi. Penertiban ini dilakukan untuk memastikan seluruh struktur bangunan di Kota Bekasi mematuhi regulasi yang berlaku.

ÔÇ£Kami akan evaluasi bangunan yang ada, terutama jika tidak berizin dan berdampak pada masyarakat. Semua harus sesuai aturan,ÔÇØ tegas Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi.

Terkait aspek keselamatan transportasi, Pemerintah Kota Bekasi tetap mengoperasikan pelintasan sebidang Ampera di Duren Jaya meskipun sempat terjadi kecelakaan kereta api. Keputusan ini diambil untuk menghindari kelumpuhan total pada arus lalu lintas di jalan nasional yang sangat padat.

ÔÇ£Karena lalu lintasnya padat. Kalau ditutup, jalan nasional terganggu. Jadi memang pilihan yang sulit,ÔÇØ ujarnya Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi.

Pemerintah berencana menutup pelintasan tersebut secara permanen setelah pembangunan Flyover Bulak Kapal selesai sepenuhnya. Saat ini, skema pengaturan lalu lintas terus dievaluasi sembari menunggu fasilitas pengganti siap digunakan.

ÔÇ£Kami lagi evaluasi sambil jalan terus. Setelah flyover dibangun, baru lintasan itu ditutup,ÔÇØ katanya Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi.

Untuk meminimalisir risiko kecelakaan, Tri menginstruksikan penempatan petugas resmi di titik-titik pelintasan kereta api. Keterlibatan personel dari Dinas Perhubungan dan Satpol PP diharapkan dapat meningkatkan standar pengamanan di lokasi tersebut.

ÔÇ£Kami ingin memastikan penjaga pelintasan dilakukan oleh petugas resmi yang memiliki tanggung jawab dan standar keselamatan yang jelas,ÔÇØ ujarnya Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi.

Artikel terkait

Rekomendasi