Uzbekistan Targetkan 100 Ribu Turis dari Indonesia dan Malaysia

Uzbekistan Targetkan 100 Ribu Turis dari Indonesia dan Malaysia
Foto: Ilustrasi Uzbekistan Targetkan 100 Ribu Turis dari Indonesia dan Malaysia.

Pemerintah Uzbekistan memperkuat kolaborasi pariwisata dengan Malaysia untuk menggaet lebih banyak wisatawan asal Indonesia pada Rabu (15/4/2026). Langkah strategis ini dilakukan dengan memanfaatkan kampanye Visit Malaysia 2026 guna meningkatkan arus kunjungan antarnegara di kawasan Asia Tenggara.

Duta Besar Uzbekistan untuk Malaysia, Karomidin Gadoev, menyatakan bahwa promosi bersama perlu ditingkatkan demi menjaga stabilitas industri penerbangan. Pihaknya menilai Indonesia merupakan pasar potensial yang dapat memperkuat ekosistem pariwisata di kawasan tersebut, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

"Harus ada keseimbangan arus wisatawan. Jika penerbangan penuh ke satu arah tetapi kosong saat kembali, maka rute tersebut tidak akan berkelanjutan," ujar Gadoev.

Gadoev memuji keberhasilan otoritas Malaysia dalam mengelola sektor pariwisata, khususnya pada segmen wisata ramah Muslim. Pengalaman tersebut menjadi acuan bagi Uzbekistan untuk memperluas jangkauan ke negara tetangga seperti Indonesia.

"Malaysia adalah negara yang luar biasa dan contoh keberhasilan di sektor pariwisata. Kami ingin bekerja sama untuk mempromosikan pariwisata," kata Gadoev.

Peningkatan konektivitas menjadi fokus utama dalam diskusi bilateral antara pihak Uzbekistan dan Malaysia saat ini. Rencana penambahan jadwal penerbangan dari Kuala Lumpur menuju kota-kota bersejarah seperti Samarkand dan Bukhara sedang dimatangkan untuk mempermudah akses pelancong Indonesia.

Data statistik menunjukkan pertumbuhan signifikan kunjungan warga Malaysia ke Uzbekistan yang mencapai 12.500 orang pada tahun lalu. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun 2023 yang hanya mencatat sekitar 4.300 kunjungan wisatawan.

Target ambisius ditetapkan untuk periode 2026-2027 dengan sasaran jumlah pelancong gabungan dari Indonesia dan Malaysia mencapai 100.000 orang. Saat ini, angka kunjungan dari kedua negara tersebut secara total masih berada di bawah angka 20.000 peserta setiap tahunnya.

Strategi Uzbekistan mencakup penyediaan paket tur terintegrasi yang menggabungkan perjalanan wisata dengan ibadah umrah. Kemudahan ini disiapkan khusus bagi wisatawan Muslim di Asia Tenggara guna memberikan nilai tambah pada rute perjalanan yang ditawarkan.

Artikel terkait

Rekomendasi