Perusahaan teknologi asal China, Unitree Robotics, mulai memasarkan robot humanoid terjangkau secara global melalui platform AliExpress milik Alibaba Group Holding Ltd pada Kamis (30/4/2026). Ekspansi ini dilakukan di tengah persaingan teknologi robotika dunia sekaligus menandai masuknya produk mereka secara resmi ke pasar industri Indonesia.
Langkah komersialisasi ini dilaporkan sebagai bagian dari strategi Unitree sebelum melaksanakan penawaran umum perdana atau IPO di Star Market Shanghai dengan nilai mencapai 4,2 miliar yuan. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detik Finance, perusahaan menawarkan beberapa varian robot humanoid dengan spesifikasi dan harga yang beragam bagi konsumen internasional.
Model R1 menjadi produk utama yang dipasarkan dengan harga US$ 8.150 atau setara Rp 141,7 juta. Selain itu, tersedia pula versi robot manusia dengan ukuran lebih kecil seharga US$ 6.800, serta varian R1 Air yang memiliki spesifikasi lebih rendah dengan harga mulai dari US$ 4.900.
| Model Robot | Varian | Harga (US$) | Estimasi (Rupiah) |
|---|---|---|---|
| Humanoid | Model R1 | 8.150 | 141,7 juta |
| Humanoid | Versi Kecil | 6.800 | 118,23 juta |
| Humanoid | R1 Air | 4.900 | 85,19 juta |
Di Indonesia, Unitree menjalin kerja sama distribusi eksklusif dengan PT Halo Indah Permai (Halo Robotics) untuk memasarkan lini robot berkaki empat dan humanoid. Kemitraan ini mencakup penyediaan layanan komprehensif mulai dari masa garansi, pelatihan teknis operasional, hingga dukungan purna jual bagi pelanggan domestik.
Managing Director Halo Robotics, Johannes Soekidi, menyatakan bahwa sektor industri besar di Indonesia seperti pertambangan dan minyak bumi memiliki kebutuhan mendesak terhadap teknologi ini.
"Teknologi robot ground sudah memasuki tahap komersialisasi nyata di tingkat global. Indonesia, dengan sektor industri yang sangat besar di pertambangan, minyak dan gas, pertanian perkebunan, serta manufacturing, memiliki kebutuhan langsung terhadap robot yang mampu beroperasi di lingkungan berbahaya dan sulit dijangkau," ujar Johannes Soekidi, Managing Director Halo Robotics.
Pihak distributor menilai bahwa penggunaan robotika akan memberikan dampak positif pada keselamatan kerja dan efisiensi biaya perusahaan.
"Dalam banyak kasus, return on investment yang signifikan dapat tercapai, seiring dengan peningkatan nyata dalam efisiensi operasional dan keselamatan kerja." ujar Johannes Soekidi, Managing Director Halo Robotics.
Integrasi teknologi ini juga dipandang sebagai bagian dari transformasi digital nasional menuju era industri modern.
"Ini adalah titik balik penting dalam transformasi industri dan Industry 4.0 di Indonesia, dan kami yakin bahwa robot Unitree akan diimplementasikan secara luas di seluruh sektor industri utama, dengan dukungan lokal penuh dan layanan purna jual dari Halo Robotics." ujar Johannes Soekidi, Managing Director Halo Robotics.
Global Sales Director Unitree, Irving Chen, memberikan penegasan bahwa Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu pasar terpenting bagi perusahaan di kawasan Asia Tenggara.
"Kami yakin Indonesia akan menjadi salah satu dari 10 pasar terbesar Unitree secara global dalam beberapa tahun ke depan," kata Irving Chen, Global Sales Director Unitree.
Chen menambahkan bahwa kecepatan adopsi teknologi di perusahaan-perusahaan Indonesia menjadi faktor pendukung utama pertumbuhan pasar mereka.
"Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Kami juga melihat perusahaan-perusahaan di Indonesia cukup cepat mengadopsi teknologi baru, serta menghadapi tantangan besar dalam logistik, keselamatan, dan biaya yang bisa diatasi dengan teknologi robotika dan AI." kata Irving Chen, Global Sales Director Unitree.
Pihak Unitree juga mengakui pentingnya kolaborasi dengan entitas lokal yang memahami karakteristik pasar dan kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.
"Dalam pengalaman kami, kemitraan penjualan lokal sangat penting untuk membuka pasar dengan cepat. Halo Robotics merupakan pemain yang sudah terbukti di bidang drone dan robotika, memiliki pemahaman yang kuat terhadap kebutuhan pelanggan di berbagai industri utama di Indonesia, serta jaringan distribusi yang luas untuk mendukung pertumbuhan penjualan produk Unitree di berbagai wilayah." kata Irving Chen, Global Sales Director Unitree.
Sejak didirikan pada 2016, Unitree telah mendistribusikan lebih dari 50.000 unit robot quadruped seperti model Go2 dan A2 secara global. Pada segmen humanoid, model G1 dan H2 yang dibawa ke Indonesia kini telah dilengkapi kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan secara mandiri di perangkat.