Produsen teknologi robotika asal China, Unitree, secara resmi berekspansi ke pasar Indonesia melalui kemitraan strategis dengan distributor lokal PT Halo Indah Permai atau Halo Robotics. Kerja sama ini mencakup distribusi lini robot berkaki empat dan humanoid untuk berbagai kebutuhan industri nasional.
Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, kehadiran Unitree di tanah air menyediakan dukungan layanan komprehensif mulai dari garansi resmi hingga pelatihan operasional. Perusahaan yang berbasis di Hangzhou ini tercatat telah mendominasi sekitar 70 persen pangsa pasar robot quadruped global dengan pengiriman mencapai 50.000 unit sejak 2016.
Managing Director Halo Robotics, Johannes Soekidi, menjelaskan bahwa sektor industri di Indonesia yang memiliki risiko tinggi merupakan pasar potensial bagi teknologi robotik. Pihaknya menyoroti kebutuhan mendesak pada sektor pertambangan, minyak dan gas, hingga manufaktur terhadap alat operasional yang mampu bekerja di area berbahaya.
"Teknologi robot ground sudah memasuki tahap komersialisasi nyata di tingkat global. Indonesia, dengan sektor industri yang sangat besar di pertambangan, minyak dan gas, pertanian perkebunan, serta manufacturing, memiliki kebutuhan langsung terhadap robot yang mampu beroperasi di lingkungan berbahaya dan sulit dijangkau," ujar Johannes Soekidi, Managing Director Halo Robotics.
Efisiensi operasional dan aspek keselamatan kerja menjadi nilai tawar utama dalam pengadopsian teknologi ini di lapangan. Johannes menekankan bahwa investasi pada robotika memberikan imbal balik yang sebanding dengan peningkatan produktivitas perusahaan.
"Dalam banyak kasus, return on investment yang signifikan dapat tercapai, seiring dengan peningkatan nyata dalam efisiensi operasional dan keselamatan kerja." kata Johannes Soekidi, Managing Director Halo Robotics.
Pihak distributor optimistis bahwa penggunaan robot akan semakin masif di berbagai sektor industri di Indonesia. Penggunaan teknologi ini dipandang sebagai momentum penting bagi transformasi digital nasional menuju era Industri 4.0.
"Ini adalah titik balik penting dalam transformasi industri dan Industry 4.0 di Indonesia, dan kami yakin bahwa robot Unitree akan diimplementasikan secara luas di seluruh sektor industri utama, dengan dukungan lokal penuh dan layanan purna jual dari Halo Robotics." papar Johannes Soekidi, Managing Director Halo Robotics.
Global Sales Director Unitree, Irving Chen, memproyeksikan Indonesia akan masuk dalam daftar 10 besar pasar global perusahaan dalam kurun waktu beberapa tahun mendatang. Pertumbuhan ekonomi yang stabil di Asia Tenggara menjadi alasan utama pemilihan pasar Indonesia.
"Kami yakin Indonesia akan menjadi salah satu dari 10 pasar terbesar Unitree secara global dalam beberapa tahun ke depan," kata Irving Chen, Global Sales Director Unitree.
Kemampuan adaptasi perusahaan-perusahaan di Indonesia terhadap teknologi baru dinilai sangat cepat. Teknologi robotika dan kecerdasan buatan (AI) diharapkan menjadi solusi bagi kendala logistik serta tingginya biaya operasional yang dihadapi pelaku industri.
"Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Kami juga melihat perusahaan-perusahaan di Indonesia cukup cepat mengadopsi teknologi baru, serta menghadapi tantangan besar dalam logistik, keselamatan, dan biaya yang bisa diatasi dengan teknologi robotika dan AI." tutur Irving Chen, Global Sales Director Unitree.
Chen juga menggarisbawahi bahwa pemahaman mendalam mitra lokal terhadap pasar domestik sangat krusial. Halo Robotics dipilih karena rekam jejaknya dalam ekosistem drone dan robotika di Indonesia yang memiliki jaringan distribusi luas.
"Dalam pengalaman kami, kemitraan penjualan lokal sangat penting untuk membuka pasar dengan cepat. Halo Robotics merupakan pemain yang sudah terbukti di bidang drone dan robotika, memiliki pemahaman yang kuat terhadap kebutuhan pelanggan di berbagai industri utama di Indonesia, serta jaringan distribusi yang luas untuk mendukung pertumbuhan penjualan produk Unitree di berbagai wilayah." jelas Irving Chen, Global Sales Director Unitree.
Adapun lini produk yang dibawa mencakup model quadruped Go2, As2, dan A2 yang dikhususkan untuk patroli serta inspeksi fasilitas industri. Selain itu, terdapat robot humanoid model G1, H2, dan R1 yang dirancang untuk otomasi industri dan riset, dengan beberapa tipe yang memiliki kemampuan pemrosesan AI secara lokal tanpa ketergantungan koneksi internet.