Donald Trump Sebut Kebencian Putin dan Zelenskyy Hal yang Gila

Donald Trump Sebut Kebencian Putin dan Zelenskyy Hal yang Gila
Foto: Ilustrasi Donald Trump Sebut Kebencian Putin dan Zelenskyy Hal yang Gila.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan komentar terkait dinamika hubungan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Trump menilai ketidaksukaan mendalam yang ditunjukkan oleh kedua pemimpin negara tersebut sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.

Dilansir dari Kompas, Trump menyatakan bahwa interaksi yang dipenuhi kebencian antara Putin dan Zelenskyy merupakan hal yang menggelikan. Meski ketegangan terus meningkat, ia mengaku masih menjalin komunikasi aktif dengan kedua belah pihak di tengah perubahan fokus kebijakan luar negeri AS ke Timur Tengah.

Sebelumnya, Amerika Serikat dikenal sebagai pendukung utama Ukraina dalam menghadapi serangan militer Rusia. Namun, Trump menegaskan bahwa pihaknya tetap memantau secara ketat setiap perkembangan situasi yang terjadi di wilayah konflik tersebut.

ÔÇ£Kami sedang mengupayakan situasi Rusia, Rusia dan Ukraina, dan mudah-mudahan kami bisa mendapatkannya (kesepakatan) damai,ÔÇØ kata Trump dikutip dari The Independent, Senin (27/4/2026).

Trump juga mengungkapkan bahwa dirinya masih melakukan dialog yang konstruktif baik dengan Putin maupun Zelenskyy. Ia memandang emosi negatif yang kuat hanya akan menghambat upaya penyelesaian konflik yang sedang diupayakan.

ÔÇ£Kebencian antara Presiden Putin dan Presiden Zelensky itu menggelikan. Itu gila,ÔÇØ katanya.

ÔÇ£Dan kebencian adalah hal yang buruk. Kebencian adalah hal yang buruk ketika Anda mencoba menyelesaikan sesuatu, tetapi itu akan terjadi,ÔÇØ tambahnya.

Pernyataan dari Trump ini muncul setelah Zelenskyy melontarkan tuduhan serius terhadap pihak Rusia. Presiden Ukraina tersebut menuduh Putin telah melakukan tindakan yang ia sebut sebagai terorisme nuklir melalui berbagai aktivitas militernya.

Zelenskyy memberikan peringatan bahwa pergerakan militer Rusia di sekitar fasilitas strategis memiliki risiko besar. Hal ini dikhawatirkan dapat memicu kembali bencana nuklir yang paling buruk dalam sejarah benua Eropa.

ÔÇ£Dunia tidak boleh membiarkan terorisme nuklir ini berlanjut, dan cara terbaik adalah memaksa Rusia untuk menghentikan serangan-serangan sembrono tersebut,ÔÇØ kata Zelenskyy.

Artikel terkait

Rekomendasi