Donald Trump Ragu Kesepakatan Nuklir dengan Iran Segera Tercapai

Donald Trump Ragu Kesepakatan Nuklir dengan Iran Segera Tercapai
Foto: Ilustrasi Donald Trump Ragu Kesepakatan Nuklir dengan Iran Segera Tercapai.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan ketidakpastiannya mengenai prospek pencapaian kesepakatan dalam waktu dekat dengan Iran terkait program nuklir dan konflik bersenjata yang masih buntu. Pernyataan tersebut disampaikan di Amerika Serikat pada Minggu (17/5/2026), sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

"Saya tidak tahu pasti. Jika mereka (Iran) tidak bersedia berkomitmen, mereka akan menghadapi situasi yang sangat buruk. Padahal, mereka sebenarnya memiliki kepentingan besar untuk mencapai kesepakatan ini," ujar Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Pernyataan ini muncul di tengah laporan sejumlah media internasional bahwa Trump akan segera mengambil keputusan krusial dalam beberapa jam ke depan. Pilihan tersebut mencakup kemungkinan bagi Amerika Serikat untuk melanjutkan serangan militer terhadap rezim Iran lantaran rangkaian dialog nuklir dianggap gagal.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah sendiri terus meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel meluncurkan operasi serangan udara ke Iran pada 28 Februari 2026. Aksi itu memicu balasan dari Teheran yang mengincar wilayah Israel serta instalasi sekutu Barat, hingga sempat memblokade Selat Hormuz.

Upaya damai sebenarnya sempat menunjukkan kemajuan lewat kesepakatan gencatan senjata pada 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan. Kendati demikian, meja perundingan yang digelar di Islamabad tersebut rupanya gagal merumuskan perjanjian perdamaian jangka panjang yang langgeng.

Merespons kebuntuan itu, Trump memilih memperpanjang masa gencatan senjata tanpa batas waktu yang ditentukan. Walau begitu, militer Amerika Serikat tetap memberlakukan blokade ketat terhadap seluruh kapal yang berlayar menuju atau keluar dari pelabuhan utama Iran di jalur perairan strategis tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi