Donald Trump Batalkan Pengiriman Utusan Negosiasi ke Iran

Donald Trump Batalkan Pengiriman Utusan Negosiasi ke Iran
Foto: Ilustrasi Donald Trump Batalkan Pengiriman Utusan Negosiasi ke Iran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi membatalkan pengiriman delegasi untuk negosiasi tahap kedua dengan pihak Iran yang sedianya berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu (24/4/2026). Keputusan pembatalan tersebut diambil Trump menyusul adanya laporan mengenai ketidakstabilan internal di pemerintahan Iran saat ini.

Sebagaimana dilansir dari Kompas, Trump mengungkapkan bahwa situasi politik di Teheran sedang mengalami gejolak yang signifikan. Ia menilai kondisi tersebut membuat proses diplomasi menjadi tidak efektif untuk dilakukan dalam waktu dekat.

"Saya akan berurusan dengan siapa pun yang memimpin. Mereka saling bertikai. Mereka mungkin bertikai untuk kepemimpinan dalam banyak kasus. Saya pikir mereka bertikai untuk tidak menjadi pemimpin karena kita telah menyingkirkan dua tingkat pemimpin," kata Trump, Presiden Amerika Serikat.

Trump menjelaskan lebih lanjut bahwa dirinya enggan memaksakan pengiriman pejabat diplomatik untuk menempuh perjalanan jauh jika hasil akhirnya belum bisa dipastikan. Efisiensi waktu menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pembatalan kunjungan utusan tersebut ke Pakistan.

"Kita akan melakukannya, kapan pun mereka mau, mereka dapat menghubungi saya," tambah Trump, Presiden Amerika Serikat.

Meskipun terjadi pembatalan agenda di Islamabad, pihak Gedung Putih menyatakan tetap membuka ruang komunikasi. Trump menegaskan kesediaannya untuk melakukan dialog langsung jika otoritas Iran berinisiatif untuk menghubunginya terlebih dahulu guna membahas kesepakatan baru.

Artikel terkait

Rekomendasi