Tips Menyimpan Sandal di Masjid Nabawi agar Tidak Hilang

Tips Menyimpan Sandal di Masjid Nabawi agar Tidak Hilang
Foto: Ilustrasi Tips Menyimpan Sandal di Masjid Nabawi agar Tidak Hilang.

Jemaah yang sedang melaksanakan ibadah haji maupun umrah di Madinah perlu memperhatikan cara menyimpan alas kaki saat berada di Masjid Nabawi. Hal ini penting untuk menghindari risiko sandal hilang atau tertukar di tengah kerumunan jemaah.

Kondisi Masjid Nabawi yang selalu padat membuat urusan alas kaki menjadi hal krusial. Berjalan tanpa alas kaki di siang hari yang terik dapat menyebabkan kaki terasa terbakar akibat panasnya ubin pelataran masjid.

Dilansir dari Cahaya, pengelola Masjid Nabawi telah menyediakan fasilitas kantong plastik secara gratis bagi para jemaah. Fasilitas ini biasanya diletakkan dalam kotak khusus di setiap pintu masuk masjid.

Bagi jemaah perempuan, kotak plastik pelindung alas kaki ini sangat mudah ditemukan di area Pintu 25 atau Bab Khadijah dan Bab An-Nisa. Area ini ditandai dengan papan petunjuk Women Entrance.

Jemaah disarankan untuk segera mengambil plastik tersebut, memasukkan sandal ke dalamnya, dan membawanya masuk ke dalam masjid. Selain plastik gratis, jemaah juga bisa membawa tas serut sendiri dari rumah sebagai langkah antisipasi yang lebih ramah lingkungan.

Jika jemaah memilih untuk tidak membawa sandal ke dalam area shalat, pengelola menyediakan rak-rak sepatu khusus di sekitar pintu masuk. Sandal harus diletakkan dengan rapi di dalam rak tersebut dan tidak boleh diletakkan sembarangan di lantai.

Namun, perlu diingat bahwa rak sepatu ini sering kali penuh saat musim haji atau puncak musim umrah. Oleh karena itu, mencatat atau memotret nomor loker dan nomor pintu masuk sangat diwajibkan agar jemaah tidak bingung saat hendak keluar.

Bagi jemaah yang membawa sandal ke dalam masjid, letakkanlah bungkusan tersebut di lantai dekat tempat shalat. Pastikan posisi kantong tidak mudah berpindah tempat atau mengganggu kenyamanan jemaah lain yang sedang beribadah.

Solusi Jika Alas Kaki Terlanjur Hilang

Apabila sandal terlanjur hilang, jemaah dilarang nekat berjalan pulang ke hotel tanpa alas kaki saat cuaca panas. Risiko luka bakar pada telapak kaki sangat tinggi jika bersentuhan langsung dengan aspal atau ubin pelataran.

Jemaah disarankan untuk tetap tinggal di dalam masjid sampai suhu udara menurun dan memungkinkan untuk berjalan kaki. Alternatif lainnya adalah menggunakan alat darurat seperti sajadah atau karton untuk membalut kaki sebagai pelindung sementara.

Terdapat banyak toko di sekitar pelataran Masjid Nabawi yang menjual sandal baru bagi jemaah yang membutuhkannya. Selain itu, petugas haji yang berjaga di lokasi biasanya memiliki persediaan sandal cadangan untuk membantu jemaah dalam kondisi darurat.

Artikel terkait

Rekomendasi