Timwas Haji DPR Minta Jemaah Waspadai Penularan Hantavirus

Timwas Haji DPR Minta Jemaah Waspadai Penularan Hantavirus
Foto: Ilustrasi Timwas Haji DPR Minta Jemaah Waspadai Penularan Hantavirus.

Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI Eem Marhamah Zulfa Hiz mengingatkan jemaah haji Indonesia agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Hantavirus menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 H pada Minggu (17/5).

Peringatan tersebut ditujukan khususnya bagi para jemaah yang memiliki riwayat penyakit paru-paru. Langkah antisipasi ini dinilai penting demi menjaga kelancaran ibadah di Tanah Suci, seperti dilansir dari Media Indonesia.

Kondisi kesehatan fisik dan mental menjadi faktor krusial karena seluruh rangkaian ibadah haji membutuhkan stamina yang prima. Jemaah diimbau untuk selalu menjaga daya tahan tubuh secara optimal.

"Jemaah haji hari ini harus lebih waspada karena ada Hantavirus, terutama yang punya penyakit paru-paru. Oleh karena itu, kesehatan menjadi yang utama agar ibadah haji bisa berjalan dengan baik dan mabrur," kata Eem Marhamah Zulfa Hiz, Anggota Timwas Haji DPR RI.

Selain menjaga kebugaran, jemaah juga diminta menerapkan pola hidup bersih dan memakai masker di tempat umum. Meskipun demikian, risiko penyebaran virus ini dinilai tidak seberat pandemi Covid-19.

"Yang paling utama adalah menjaga imunitas tubuh. Karena ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Ada tawaf, aktivitas berjalan jauh, dan berbagai rangkaian ibadah lain yang membutuhkan tenaga," kata Eem Marhamah Zulfa Hiz, Anggota Timwas Haji DPR RI.

Mengenai jemaah yang sakit, tim kesehatan bersama Klinik Kesehatan Haji Indonesia terus memberikan penanganan intensif di Madinah agar mereka dapat segera pulih dan melanjutkan perjalanan ibadah ke Mekah.

"Sebisanya dirawat secara intensif, mulai dari obat-obatan, dukungan psikologis, hingga doa. Yang paling utama tetap kondisi badan harus sehat," kata Eem Marhamah Zulfa Hiz, Anggota Timwas Haji DPR RI.

Jemaah haji masih memiliki waktu untuk mempersiapkan ketahanan tubuh mereka sebelum memasuki puncak ibadah haji yang diperkirakan jatuh pada 9 Zulhijah atau sekitar 26 Mei mendatang.

"Sekarang harus mulai jaga kesehatan, jaga imun, makan makanan sehat, dan menjaga kebugaran agar ketika puncak haji nanti bisa optimal tanpa terganggu masalah kesehatan," kata Eem Marhamah Zulfa Hiz, Anggota Timwas Haji DPR RI.

Artikel terkait

Rekomendasi