Umat Islam menjalankan ibadah sholat istikharah sebagai sarana memohon ketetapan hati kepada Allah SWT saat dihadapkan pada dua pilihan hidup yang sulit pada Rabu, 15 April 2026. Ibadah sunnah dua rakaat ini menjadi solusi religius agar seseorang tidak terjebak dalam keraguan saat menentukan langkah yang sama-sama terlihat baik.
Dilansir dari Detikcom, sholat istikharah secara spesifik dilakukan untuk memohon petunjuk agar pilihan yang diambil tidak menyimpang dari aturan Islam atau ketentuan syar'i. Raras Huraerah dalam buku Tuntunan Lengkap Shalat untuk Wanita menjelaskan bahwa ibadah ini bertujuan menentukan pilihan terbaik antara dua hal yang belum diketahui nilai manfaat atau buruknya.
Penting untuk dicatat bahwa sholat istikharah hanya diperuntukkan bagi perkara yang bersifat mubah atau belum jelas hukumnya. Ria Khoirunnisa dalam buku Panduan Shalat untuk Wanita menegaskan bahwa ibadah ini tidak boleh dilakukan untuk memilih antara perkara yang sudah jelas halal dan haram.
Tata cara pelaksanaan sholat istikharah serupa dengan sholat sunnah lainnya, yang diawali dengan niat: "Ushalli Sunnatal Istikharati Rak'ataini Lillaahi Ta'aalaa". Berdasarkan panduan Abu Sakhi dalam Buku Praktis Panduan Sholat Wajib-Sunnah, urutan ibadah meliputi takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah, serta surat-surat pendek al-Qur'an.
Pada rakaat pertama, jamaah dianjurkan membaca surah Al-Kafirun, sementara pada rakaat kedua membaca surah Al-Ikhlas. Setelah menyelesaikan dua rakaat hingga salam, umat Islam sangat disarankan untuk memanjatkan doa khusus guna memohon kemantapan hati atas hajat yang sedang dihadapi.
Penggalan doa yang dianjurkan setelah sholat berbunyi: "Ya Allah sesungguhnya aku memohon petunjuk Mu yang baik dengan pengetahuan Mu, dan aku memohon kekuatan dengan kekuatan Mu, dan aku memohon dengan kemurahan Mu yang luas," ujar kutipan doa tersebut sebagaimana dimuat dalam buku panduan Abu Sakhi.
Melalui rangkaian doa tersebut, seorang hamba menyerahkan keputusan akhir kepada Allah SWT, dengan harapan agar pilihan yang diambil membawa keberkahan bagi agama, kehidupan, dan masa depan. Praktik ini sekaligus menjadi bentuk kepasrahan atas segala ketetapan yang akan terjadi setelah usaha dilakukan.