Taman air terbesar di Timur Tengah, Aquarabia yang berlokasi di Qiddiya City, resmi beroperasi untuk umum dengan memberlakukan kebijakan operasional khusus bagi pengunjung perempuan setiap hari Jumat. Dilansir dari Cahaya, langkah ini bertujuan menyediakan ruang rekreasi yang lebih privat bagi kaum wanita di tengah modernitas Arab Saudi.
Fasilitas hiburan ini memiliki luas area mencapai 250.000 meter persegi dengan total 22 wahana air serta tujuh atraksi non-air. Pengelola menetapkan standar busana renang yang mengedepankan nilai kesopanan, di mana penggunaan burkini atau pakaian renang selutut diwajibkan pada hari reguler, sementara bikini dilarang bagi seluruh pengunjung.
Joury Al-Qunetah, salah satu pengunjung berusia 22 tahun, menyatakan bahwa pemilihan busana renang di tempat umum masih berkaitan erat dengan identitas sosial dan nilai religi setempat. Ia mengapresiasi adanya aturan berpakaian yang menciptakan suasana saling menghormati di area rekreasi tersebut.
"Penting bagi kami untuk mengenakan sesuatu yang mencerminkan nilai sebagai Muslim dan masyarakat Saudi. Memang ada keterbukaan dalam tren fesyen, tetapi rasa identitas dan kesopanan tetap kuat," ujar Joury Al-Qunetah.
Meskipun terdapat hari khusus perempuan dengan aturan yang lebih longgar, beberapa pengunjung tetap menyatakan preferensi untuk berpakaian tertutup. Wejdan Al-Ajmy yang berusia 32 tahun menyoroti kenyamanan desain busana renang saat berada di ruang publik yang bersifat campuran.
"Saya mungkin akan memakainya saat hari khusus perempuan, tapi tidak di lingkungan campuran," kata Wejdan Al-Ajmy.
Fenomena ini menarik perhatian industri fesyen internasional, termasuk jenama asal London, Lanuuk, yang mulai memperkenalkan koleksi pakaian renang sopan. Jenama tersebut menawarkan berbagai opsi mulai dari set dua potong yang longgar hingga tunik panjang bergaya kaftan untuk mengakomodasi kebutuhan pengunjung.
"Kami tidak ingin mendefinisikan kesopanan bagi perempuan, tetapi menyediakan pilihan sesuai kebutuhan masing-masing individu," ujar Katleya Nielsen, salah satu pendiri Lanuuk.
Ayesha Mahomed selaku rekan pendiri menambahkan bahwa kehadiran destinasi wisata seperti ini memberikan kesempatan baru bagi perempuan di Arab Saudi. Kebijakan ini dinilai mendorong partisipasi aktif perempuan dalam berbagai aktivitas fisik di ruang publik.
"Penting bagi kami untuk mengenakan sesuatu yang mencerminkan nilai sebagai Muslim dan masyarakat Saudi. Memang ada keterbukaan dalam tren fesyen, tetapi rasa identitas dan kesopanan tetap kuat," kata Ayesha Mahomed.
Aquarabia menghadirkan sejumlah wahana unggulan seperti Junoon Drop yang memegang rekor sebagai water coaster tertinggi dan terpanjang di dunia. Selain itu, terdapat kolam ombak Surftopia yang memungkinkan pengaturan tingkat gelombang sesuai kebutuhan peselancar.
Harga tiket masuk destinasi ini dibanderol mulai dari 275 riyal Saudi untuk dewasa dan 170 riyal untuk anak-anak. Pengelola memberikan akses gratis bagi balita di bawah usia 4 tahun sebagai bagian dari fasilitas bagi pengunjung keluarga.